Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Tekan Angka Putus Sekolah, PT CMI dan PGRI Air Upas Luncurkan Program GAS CERDAS

Ahmad Sofi • Rabu, 10 September 2025 | 11:36 WIB
SEMINAR : Seminar parenting di SMK Negeri 1 Air Upas pada 18 Agustus 2025 lalu sukses digelar berkat kerja sama PT CMI dan PGRI Air Upas.
SEMINAR : Seminar parenting di SMK Negeri 1 Air Upas pada 18 Agustus 2025 lalu sukses digelar berkat kerja sama PT CMI dan PGRI Air Upas.

PONTIANAK POST - Berkolaborasi dengan PC PGRI Air Upas, PT Cita Mineral Investindo Tbk. menggelar seminar parenting di SMK Negeri 1 Air Upas pada 18 Agustus 2025 lalu. Mengusung tema "Gerakan Peduli Pendidikan melalui Pengentasan Angka Putus Sekolah di Kecamatan Air Upas" kegiatan ini diikuti 17 peserta binaan dan orangtua. Seminar itu merupakan pembuka dari seluruh rangkaian acara yang diselenggarakan selama empat hari, mulai dari 18 hingga 21 Agustus 2025.

Program tersebut merupakan salah satu bagian dari program Gerakan Ayo Sekolah Ciptakan Edukasi, Relasi, dan Dukungan Anak Sekolah (GAS CERDAS). Program ini dirangkai dengan saksama demi manfaat yang maksimal bagi para peserta untuk mendapatkan berbagai ilmu dan pengalaman. Program GAS CERDAS memberikan kesempatan kepada para peserta untuk mendapatkan berbagai manfaat yang diberikan langsung oleh perusahaan berdasarkan urgensi dan riset yang telah dilakukan sebelumnya.

Para peserta dibagi menjadi dua kategorisasi zona. Zona 1 merupakan peserta yang masih duduk di sekolah formal dan akan mendapatkan benefit berupa lima program pokok. Sementara zona 2 adalah peserta yang putus sekolah di pendidikan formal pada usia 17-23 tahun dengan total benefit tujuh program pokok.

Dalam meningkatkan efektivitas program, PT CMI dan PC PGRI Air Upas merancang program-program pokok. Di antaranya egiatan asesmen psikologi, pembinaan karakter dan mental, visitasi tambang dan kelas inspiratif, pemberian nutrisi bergizi, beasiswa berupa tabungan pendidikan, bantuan kejar Paket C, seminar parenting, dan pengembangan usaha.

Site Manager CMI Air Upas, Ivanozellia Putut W, mengatakan program GAS CERDAS merupakan program perdana yang diinisiasi bersama antara PT CMI dan PC PGRI Air Upas. Selain itu, program ini juga merupakan wujud nyata dari upaya perusahaan dalam menjalankan Corporate Social Responsibility (CSR) di bidang peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan mengurangi angka putus sekolah di Air Upas.

"Mudah-mudahan tahun depan minat putus sekolah berkurang dan jumlah peserta GAS CERDAS bisa bertambah sebagai langkah dalam meminimalisir angka putus sekolah," harapnya.

Kegiatan dihadiri oleh Kabid Pembinaan SMK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalbar, Samsuni, dan Kepala Dinas Pendidikan Ketapang, Ucup Supriatna. Kegiatan juga turut dihadiri oleh Non-Governmental Organization (NGO) yang berkaitan dengan bidang parenting dan pendidikan yakni Founder Lentera Psychological Center, Hudaturahmah. Hadir juga jajaran Fokompicam Kecamatan Air Upas juga turut andil dalam kegiatan edukatif itu.

Ketua PC PGRI Air Upas, Prima Hadi, menuturkan program tersebut merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap program Dinas Pendidikan Kabupaten Ketapang yang berkaitan. Program tersebut bertajuk Gerakan Rangkul Didik Anak Tidak Sekolah (GARDA ATS).

"Kami berharap peserta dapat meningkatkan keterampilan diri, baik hardskill maupun softskill, serta kemampuan di bidang yang ditekuni. Dalam situasi saat ini maupun nanti, kalian harus tangguh dan kuat menghadapi berbagai tantangan," ujar Prima.

Sebagai perwakilan tingkat Provinsi Kalimantan Barat, Samsuni, mengapresiasi program GAS CERDAS itu.

"Kami mendukung program GAS CERDAS sebagai salah satu wujud peningkatan IPM di Kalbar," jelasnya.

Kadisdik Ketapang, Ucup Supriatna, mengungkapkan program tersebut diperlukan sebagaimana pentingnya menguatkan fondasi pendidikan seperti apa yang dicerminkan Bapak Pendidikan, Ki Hajar Dewantara, yang dikenal dengan Tripusat Pendidikan meliputi tiga aspek utama yang terdiri dari keluarga, sekolah, dan lingkungan. Tiga komponen ini berperan penting terhadap kemajuan dan keberhasilan peserta didik ke depannya.

Founder Lentera Psychological Center, Hudaturahmah, mengatakan bangunan interaksi dan komunikasi antara anak dan orangtua perlu menjadi perhatian. Banyak kasus mendalam yang ditemui, hubungan anak terhadap orang tua atau sebaliknya dirasa kurang dekat.

Tidak sedikit orang tua canggung dalam memeluk, memuji, serta menjalin komunikasi intensif kepada anak. Padahal aspek-aspek tersebut merupakan kebutuhan dan hak dari seorang anak yang perlu orangtua pahami.

Kegiatan diisi dengan beberapa kegiatan edukatif yang krusial. Tidak hanya dari sisi akademis, tetapi juga dari sisi mental dan psikologis peserta. Beberapa kegiatan tersebut seperti asesmen psikologi, visitasi tambang, kelas inspiratif, hingga pengembangan mental dan karakter yang melibatkan Tim Kepolisian. Tidak hanya itu, PT CMI juga berusaha untuk memaksimalkan bantuan pendidikannya dengan memberikan dana pengembangan usaha kepada SMK Negeri 1 Air Upas berupa donasi, yang diberikan langsung melalui Ketua Usaha Kreatif, Puja Rosihana untuk mengembangkan Pelatihan Ecoprint yang sebelumnya telah diinisiasi oleh PT CMI. (*/r/afi)

Editor : Hanif
#Air Upas #pgri #putus sekolah #Tekan angka #edukasi #seminar parenting #PT CMI