PONTIANAK POST – Tiga nelayan asal Kabupaten Ketapang, nyaris kehilangan nyawa setelah perahu yang mereka tumpangi tenggelam di perairan Teluk Sukadana, pada Selasa pagi (7/10). Perahu yang mengalami kebocoran akibat cuaca buruk itu sempat dihantam ombak besar saat tiga nelayan tersebut tengah mencari ikan.
Kepala Kantor SAR Pontianak, I Made Junetra, mengutarakan peristiwa itu terjadi saat tiga nelayan, yakni Ishaq (42), Andri Gunawan (37), dan Zeki Chandra (29) tengah mencari ikan di tengah laut pada Selasa (7/10) pagi. Saat mencari ikan, cuaca tiba-tiba memburuk disertai hujan lebat dan angin kencang yang menghantam perahu mereka.
“Akibat cuaca buruk tersebut, perahu mengalami kebocoran karena dihantam ombak. Para korban sudah berupaya menutup kebocoran dan mengeluarkan air dari dalam perahu, namun tidak berhasil menyelamatkan perahu yang akhirnya tenggelam,” jelas Junetra dalam keterangan tertulisnya, Selasa sore (7/10).
Sebelum perahu benar-benar tenggelam, kata Junetra, salah satu korban sempat mengirimkan pesan suara yang berisi kondisi dan lokasi terakhir mereka. Ketiga nelayan itu kemudian berupaya menyelamatkan diri dengan menggunakan pelampung seadanya.
Mendapatkan laporan dari istri salah satu korban, Kantor SAR Pontianak segera mengerahkan tim rescue untuk melakukan operasi pencarian dan pertolongan (Search and Rescue).
“Setelah menerima laporan, kami langsung memberangkatkan tim dengan kekuatan penuh menuju lokasi kejadian. Tim berhasil menemukan dan mengevakuasi tiga korban yang saat itu masih terapung di sekitar perahu yang telah tenggelam,” ujar Junetra.
Ketiga korban kemudian dievakuasi menuju Dermaga Pos SAR Ketapang untuk mendapatkan penanganan awal, sebelum dibawa ke RSUD dr. Agoesdjam Ketapang guna menjalani pemeriksaan medis lanjutan.
“Berkat koordinasi cepat antara SAR Ketapang dan unsur terkait, ketiga nelayan berhasil diselamatkan dalam kondisi selamat,” tutup Junetra. (ash)
Editor : Miftahul Khair