PONTIANAK POST - Tim gabungan berhasil menemukan nelayan yang hilang di perairan Muara Ketapang pada Sabtu (22/11). Nelayan tersebut ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Pada Sabtu (22/11) sekitar pukul 15.45 WIB, pihak Sat Polairud Polres Ketapang menerima laporan dari anak dari korban, Febri, bahwa ayahnya, Asmi (65), hilang saat mencari ikan di sekitar muara.
Setelah menerima laporan tersebut, Sat Polairud Polres Ketapang segera berkoordinasi dengan Basarnas, BPBD Ketapang, serta TNI AL Ketapang untuk melakukan pencarian. Upaya pencarian membuahkan hasil pada Minggu (23/11) sekitar pukul 11.00 WIB. Tim SAR gabungan menemukan sesosok mayat yang mengapung di perairan laut Desa Sungai Awan. Setelah dilakukan pemeriksaan, jenazah tersebut merupakan nelayan yang hilang bernama Asmi.
Jenazah kemudian dievakuasi dan dibawa menuju Pos Basarnas Ketapang. Tim SAR kemudian menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga. Korban merupakan warga Desa Sukabangun, Kecamatan Delta Pawan. Kasat Polairud, AKP Maryono, menyampaikan apresiasi atas sinergitas seluruh elemen yang terlibat dalam operasi pencarian tersebut.
"Berkat kesiapan dan kerja sama seluruh tim, alhamdulillah korban berhasil ditemukan dan diserahkan kepada pihak keluarga," ungkapnya.
Operasi tersebut resmi dinyatakan selesai setelah jenazah diserahkan kepada keluarga untuk proses pemakaman lebih lanjut. (afi)
Editor : Hanif