Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Wabup Ketapang Ajak Perusahaan Berperan Aktif dalam Pembangunan Lewat TJSLP

Ahmad Sofi • Sabtu, 13 Desember 2025 | 13:13 WIB
STRATEGIS: Jamhuri Amir sebut TJSLP merupakan langkah strategis dalam membangun sinergi antara pemerintah dan dunia usaha.
STRATEGIS: Jamhuri Amir sebut TJSLP merupakan langkah strategis dalam membangun sinergi antara pemerintah dan dunia usaha.

PONTIANAK POST - Wakil Bupati Ketapang, Jamhuri Amir, mengatakan kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) bukan hanya seremonial tahunan, tetapi merupakan langkah strategis dalam membangun sinergi antara pemerintah dan dunia usaha untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berdampak langsung bagi masyarakat.

"Kita tidak ingin program tanggung jawab sosial berhenti hanya di satu kegiatan. Harus berkelanjutan tidak hanya pada sektor infrastruktur, tetapi juga lingkungan, sosial, dan ekonomi masyarakat sekitar," tegas Jamhuri saat membuka forum TJSLP 2026, Kamis (11/12). Dia juga mengingatkan bahwa pelaku usaha yang beroperasi di Ketapang memiliki tanggung jawab moral dan sosial terhadap daerah.

"Kita ingin pelaku usaha tidak hanya fokus pada keuntungan bisnis, tetapi juga punya kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan. lnilah bentuk tanggung jawab sosial yang sejati," harapnya.

Jamhuri turut menyinggung pentingnya Peraturan Daerah Nomor 17 Tahun 2017 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan, sebagai dasar pelaksanaan CSR di Ketapang.Dia mengakui bahwa sebagian perusahaan masih belum mengetahui atau memahami sepenuhnya aturan tersebut. "Ada perusahaan yang belum tahu bahwa di Ketapang sudah ada regulasi terkait CSR. Maka forum seperti ini penting agar kita bisa mensosialisasikannya lebih luas," ungkapnya.

Dia juga berharap melalui forum tersebut akan lahir rumusan bersama antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat mengenai bentuk tanggung jawab sosial yang konkret dan tepat sasaran. "Hari ini kita bahas secara terbuka, bagaimana formula CSR itu bisa berjalan efektif dan sesuai kebutuhan daerah. Kita ingin semua pihak berperan aktif agar manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat," paparnya.

Jamhuri mengapresiasi atas pelaksanaan Forum TJSLP 2026 ini. Dia menekankan pentingnya kolaborasi dan konsistensi dunia usaha dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. "Investasi dan tanggung jawab sosial harus berjalan seimbang. Pemerintah mendukung dunia usaha, tapi juga berharap perusahaan punya kepedulian yang kuat terhadap pembangunan manusia dan lingkungan," ujarnya.Dia menambahkan, dengan luas wilayah Ketapang yang mencapai lebih dari 31 ribu kilometer persegi dan potensi sumber daya alam yang besar, diperlukan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha agar pembangunan berjalan inklusif.

"Saya yakin, dengan komitmen bersama melalui forum ini, lima hingga enam tahun ke depan perubahan nyata akan terlihat di tengah masyarakat," tegasnya. Forum TJSLP 2026 itu diharapkan menjadi momentum memperkuat kemitraan strategis antara Pemkab Ketapang dan dunia usaha dalam mewujudkan pembangunan yang berkeadilan, ramah lingkungan, dan berkelanjutan demi terwujudnya Ketapang yang maju, mandiri, dan bermartabat. (afi)

Editor : Hanif
#perusahaan #Jamhuri Amir #TJSLP #pembangunan berkelanjutan #ketapang #Wakil Bupati Ketapang