Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Aksi Damai Warga Air Upas Desak Aparat Tindak Tegas Narkoba serta Teror Kriminal Berkepanjangan

Ahmad Sofi • Sabtu, 24 Januari 2026 | 10:56 WIB

 

AKSI DAMAI : Warga Air Upas menggelar aksi damai di halaman Kantor Polsubsektor Air Upas, Kamis (22/1) siang.
AKSI DAMAI : Warga Air Upas menggelar aksi damai di halaman Kantor Polsubsektor Air Upas, Kamis (22/1) siang.

PONTIANAK POST - Puluhan warga Air Upas menggelar aksi damai di halaman Kantor Polsubsektor Air Upas pada Kamis (22/1). Aksi ini digelar atas keprihatinan warga terhadap maraknya peredaran Narkoba serta aksi pembakaran dan penembakan yang hingga kini belum terungkap.

Sebelum menyampaikan orasi di depan kantor polisi, warga melakukan jalan kaki dari Lapangan Bola Benua Sekaling menuju Kantor Polsubsektor Air Upas. Dalam orasinya, massa menyuarakan bahwa peredaran Narkoba di wilayah Air Upas telah berlangsung lama dan semakin meresahkan, bahkan telah menyasar anak-anak usia sekolah.

"Sudah terlalu lama kasus Narkoba ini dibiarkan tanpa penanganan serius. Kondisinya makin parah dan anak-anak pun ikut menjadi korban," ujar Candra, tokoh pemuda setempat yang turut memimpin aksi.

Dalam orasi lainnya, Heri Anderson, menyampaikan keprihatinan mendalam terhadap dampak Narkoba yang dinilainya telah merusak masa depan generasi muda Air Upas. Dia mempertanyakan arah masa depan anak-anak jika peredaran Narkoba terus dibiarkan.

"Narkoba ini sudah menyasar anak-anak. Kalau kondisi ini terus dibiarkan, mau dibawa ke mana masa depan generasi muda Air Upas? Sampai kapan ini hanya menjadi keprihatinan tanpa tindakan nyata?" tegasnya.

Selain Narkoba, Heri juga menyoroti serangkaian aksi teror pembakaran pondok yang terjadi sejak tahun 2025. Dia mempertanyakan mengapa pelaku masih bebas berkeliaran, sementara masyarakat hidup dalam ketakutan.

"Sampai kapan pelakunya berkeliaran? Pembakaran rumah dan penembakan terus terjadi, sementara masyarakat merasa tidak aman," lanjutnya.

Masyarakat Air Upas menyampaikan empat tuntutan utama. Pertama, mendesak Polsek Marau dan Polsubsektor Air Upas segera menangani dan memberantas peredaran Narkoba hingga ke pelosok desa. Kedua, mendesak aparat kepolisian menangkap bandar besar Narkoba yang telah lama beroperasi di Kecamatan Air Upas.

Ketiga, mendesak pengungkapan pelaku teror, termasuk pembakaran rumah dan aksi penembakan di Dusun Petuakan, Desa Air Upas. Keempat, menyatakan kesiapan masyarakat Air Upas menjadi mitra kepolisian dalam pemberantasan Narkoba dan kriminalitas. Massa mengungkapkan, aksi tersebut merupakan bentuk tekanan moral agar aparat penegak hukum segera mengambil langkah tegas. Mereka juga menyatakan siap menggelar aksi lanjutan dengan skala lebih besar apabila tuntutan tidak segera ditindaklanjuti.

Menanggapi aksi damai tersebut, IPTU Dewa Made Surita, menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan keberanian masyarakat Air Upas dalam menyuarakan persoalan Narkoba. Dia menilai aksi tersebut sangat positif, karena membuka ruang komunikasi dan tukar pikiran antara masyarakat dan kepolisian dalam upaya bersama memberantas peredaran Narkoba.

"Kami mengapresiasi aksi hari ini. Ini sangat positif, karena menunjukkan kepedulian dan dukungan masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, kami bisa bertukar pikiran, menyerap aspirasi, serta memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam upaya memberantas peredaran Narkoba, khususnya di Kecamatan Air Upas," ujarnya.

Kasat Narkoba Polres Ketapang juga menegaskan bahwa peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan, terutama dalam memberikan informasi dan menjaga lingkungan agar tidak menjadi ruang tumbuhnya peredaran Narkoba.

"Pemberantasan Narkoba tidak bisa hanya dilakukan oleh aparat kepolisian saja. Dukungan dan keberanian masyarakat untuk peduli serta melaporkan sangat dibutuhkan agar generasi muda, termasuk anak-anak usia sekolah, dapat terselamatkan dari bahaya Narkoba," pungkasnya. (afi)

Editor : Hanif
#Air Upas #aparat #warga #teror #aksi damai #kriminal #pembakaran