Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Korban Dugaan Keracunan MBG di Marau-Ketapang Bertambah Jadi 340 Orang: Pasien Dirawat di Bawah Tenda

Ahmad Sofi • Jumat, 6 Februari 2026 | 14:05 WIB
Pihak Puskesmas Marau harus membuka tenda di halaman karena pasien keracunan MBG terus bertambah pada Jumat (6/2).
Pihak Puskesmas Marau harus membuka tenda di halaman karena pasien keracunan MBG terus bertambah pada Jumat (6/2).

PONTIANAK POST  - Jumlah korban dugaan keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Marau terus bertambah. Hingga Jumat (6/2) siang, sudah 340 orang yang mendapatkan perawatan di pusat kesehatan.

Banyaknya pasien yang berdatangan membuat pihak Puskesmas harus menambah tempat tidur. Bahkan harus membuka tenda di halaman rumah sakit dan merawat pasien di bawah tenda.

Kepala Dinas Kesehatan Ketapang, Feria Kowira, yang turun langsung ke Kecamatan Marau, meninjau langsung kondisi para siswa. "Jumlahnya sudah mencapai 340 orang," kata Feria, Jumat (6/2).

Dia menjelaskan, jumlah tersebut terdiri dari sembilan siswa SD, 144 siswa SMP, 73 siswa SMA, dan 101 siswa SMK. Selain siswa, terdapat enam petugas MBG dan tujuh guru yang juga harus mendapatkan perawatan di Puskesmas.

Feria mengungkapkan, seluruh pasien mendapatkan perawatan di empat fasilitas kesehatan. "Hanya ada dua siswa yang harus dirujuk ke RSUD dr. Agoesdjam Ketapang, karena tidak bisa ditangani di Puskesmas," ungkapnya.

Dia mengaku fasilitas dan obat-obatan di masing-masing Puskesmas memadai, meski harus menambah tenda darurat untuk pasien dan keluarga pasien. "Kondisi saat ini tertangani semua. Obat-obatan tersedia dan cukup, karena dibantu perusahaan juga," ungkapnya. (afi)

Editor : Miftahul Khair
#bertambah #keracunan mbg #tenda #pasien #puskesmas #Makan Bergizi Gratis