PONTIANAK POST - Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, meresmikan proyek peningkatan Ruas Jalan Pelang-Kepuluk, Sabtu (4/4). Jalan yang diresmikan dimulai pada titik STA 15+037 sampai dengan STA 15+397 yang berlokasi di area Kafe Merah, Desa Pelang.
Alex mengatakan, pembangunan jalan sepanjang hampir 400 meter tersebut menggunakan sistem konstruksi yang dirancang kuat agar memiliki daya tahan jangka panjang.
Kehadiran ruas jalan ini diharapkan menjadi urat nadi konektivitas yang mampu mempermudah mobilitas masyarakat, baik dari arah Pelang menuju Kota Ketapang maupun sebaliknya, sekaligus memperlancar akses menuju sejumlah kecamatan di wilayah Ketapang.
“Dengan adanya akses jalan yang semakin baik, kita berharap kemajuan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi juga dapat kita raih bersama. Saya mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga semangat kebersamaan dalam merawat jalan ini,” katanya.
Baca Juga: Ibadah Paskah di Kayong Utara Berlangsung Khidmat, Polres Pastikan Situasi Aman dan Kondusif
Dia menjelaskan, pembangunan infrastruktur jalan tidak hanya bertujuan mempercepat arus transportasi, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam memperlancar distribusi hasil pertanian, perkebunan, perdagangan, serta memudahkan akses menuju pusat pelayanan publik seperti pendidikan dan kesehatan.
Dia juga memberikan penekanan khusus terhadap aspek keselamatan dan ketertiban berlalu lintas. Mengingat terdapat perbedaan ketinggian antara badan jalan yang baru dibangun dengan area tanah di sekitarnya, masyarakat diimbau untuk selalu berhati-hati saat melintas guna menghindari potensi kecelakaan.
Selain faktor keselamatan, pengawasan terhadap beban kendaraan atau tonase menjadi perhatian utama. Sesuai ketentuan, jalan kabupaten ini memiliki batas maksimal beban 8 ton.
“Saya menginstruksikan kepada Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta aparat desa setempat agar melakukan pengawasan secara ketat dan segera memasang rambu-rambu yang memadai sebagai bentuk perlindungan terhadap aset daerah,” imbaunya.
Lebih lanjut, dia mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Ketapang telah mengusulkan pembangunan jembatan timbang di wilayah Jalan Pelang kepada Gubernur Kalbar. Langkah tersebut menjadi solusi jangka panjang untuk memastikan infrastruktur jalan tetap awet dan tidak cepat rusak akibat kendaraan yang melebihi kapasitas.
Baca Juga: Empat Dapur MBG di Kayong Utara Tutup Mendadak, Tokoh Pemuda Desak Audit Total Manajemen
“Kita ingin jalan ini dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang. Karena itu, kepatuhan terhadap batas tonase sangat penting agar kualitas jalan tetap terjaga,” ungkapnya. (afi)
Editor : Hanif