Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Bupati Ketapang Tegaskan Komitmen Perjuangkan Pemekaran DOB untuk Percepat Pembangunan Daerah

Ahmad Sofi • Senin, 20 April 2026 | 14:36 WIB
Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, bersama kepala daerah periode sebelumnya pada acara silaturahmi di Pendopo Bupati, Jumat (17/4) malam.
Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, bersama kepala daerah periode sebelumnya pada acara silaturahmi di Pendopo Bupati, Jumat (17/4) malam.

PONTIANAK POST – Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperjuangkan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) alias pemekaran sebagai salah satu solusi percepatan pembangunan. Langkah strategis ini dinilai krusial mengingat luas wilayah Kabupaten Ketapang yang setara dengan Provinsi Jawa Barat.

Hal tersebut disampaikan Alexander saat menggelar silaturahmi dan halalbihalal Idulfitri 1447 Hijriah bersama tokoh masyarakat, pemuka agama, organisasi kemasyarakatan, serta unsur Forkopimda di Aula Pendopo Bupati, Jumat (17/4) malam.

“Usulan DOB telah mendapat persetujuan dari DPRD dan Gubernur Kalimantan Barat, serta telah diajukan ke pemerintah pusat. Kita optimistis, meski berat, perjuangan tidak boleh berhenti,” ujar Alexander.

Bupati mengakui bahwa pembangunan di Ketapang menghadapi tantangan besar, terutama terkait dukungan anggaran. Kondisi geografis yang sangat luas menuntut pembiayaan signifikan, sementara pemerintah sedang dihadapkan pada kebijakan efisiensi keuangan.

Baca Juga: Bupati Alexander Wilyo Resmikan Masjid Jami Muara Jekak, Dorong Pembinaan Umat dan Kepedulian Sosial

Sebagai solusi, Alexander menekankan pentingnya kolaborasi dan gotong royong dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk dunia usaha.

“Membangun Ketapang tidak bisa dibebankan kepada pemerintah daerah semata. Kita harus bergerak bersama melalui semangat gotong-royong,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang turut dihadiri para mantan bupati dan sekretaris daerah tersebut, Alexander mengapresiasi kehadiran para pimpinan periode sebelumnya. Baginya, kehadiran tokoh-tokoh tersebut merupakan bentuk dukungan moral untuk menjaga keharmonisan di Tanah Kayong.

“Esensi utama kegiatan ini adalah mempererat kekeluargaan. Kita hidup dan menginjak tanah yang sama, maka sudah sepatutnya kita bersama-sama mengangkat kembali marwah Tanah Kayong dan kebesaran Tanjungpura agar semakin diperhitungkan,” tuturnya.

Alexander berharap forum silaturahmi ini dapat menjadi agenda rutin tahunan sebagai ruang komunikasi antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat. Ia menegaskan, saran dan dukungan dari lapisan masyarakat sangat dibutuhkan dalam menjalankan roda pemerintahan.

Baca Juga: AS Cegat dan Tembak Kapal Kargo Iran di Teluk Oman

“Membangun Ketapang bukan pekerjaan saya sendiri, melainkan tugas kita bersama demi masa depan daerah yang lebih baik,” pungkasnya. (afi)

Editor : Hanif
#tantangan anggaran #dob #pemkab ketapang #halal bihalal #langkah strategis