Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Sekda Ketapang Dorong Perusahaan Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal Lewat Job Fair 2026 dan Gebyar Vokasi

Hanif • Rabu, 13 Mei 2026 | 12:00 WIB
Sekda Ketapang, Repalianto, memberikan sambutan saat membuka Job Fair 2026, Senin (11/5) malam. (ISTIMEWA)
Sekda Ketapang, Repalianto, memberikan sambutan saat membuka Job Fair 2026, Senin (11/5) malam. (ISTIMEWA)

PONTIANAK POST - Sekretaris Daerah Ketapang, Repalianto, membuka Job Fair 2026, Senin (11/5) malam. Acara yang berlangsung di City Mall Ketapang ini dirangkai dengan Gebyar Vokasi dan Pentas Seni.

Repal mengatakan, Job Fair dan Gebyar Vokasi menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dunia pendidikan, dan masyarakat dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul, kompeten, produktif, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja di masa depan.

"Pembangunan daerah tidak dapat dilakukan sendiri-sendiri, tetapi membutuhkan kerja sama dan kola borasi yang kuat," kata Repal.

Dia menegaskan bahwa di tengah perkembangan globalisasi, transformasi teknologi, dan perubahan kebutuhan pasar kerja, generasi muda dituntut tidak hanya memiliki ijazah, tetapi juga kompetensi, keterampilan, karakter, kreativitas, serta kemampuan beradaptasi.

Baca Juga: Komisi II DPRD Ketapang Soroti Masalah Tenaga Kerja dan Koperasi di Sejumlah Perusahaan

Sementara pendidikan vokasi memiliki peran strategis sebagai jembatan antara dunia pendidikan dan dunia kerja. 

"Pendidikan vokasi diharapkan mampu melahirkan lulusan yang siap kerja, siap berwirausaha, dan siap bersaing di tingkat regional maupun nasional," harapnya.

Dia menjelaskan, Kabupaten Ketapang dinilai memiliki potensi ekonomi yang besar di berbagai sektor, mulai dari perkebunan, pertanian, kehutanan, perikanan, pertambangan, jasa, perdagangan hingga industri kreatif. Namun, potensi tersebut tidak akan optimal tanpa dukungan sumber daya manusia yang berkualitas dan sesuai kebutuhan industri.

"Job Fair dan Gebyar Vokasi dinilai sangat penting sebagai ruang kolaborasi, edukasi, serta komunikasi antara dunia usaha, dunia pendidikan, dan dunia industri," ungkapnya.

"Job Fair memberikan kesempatan kepada masyarakat, khususnya generasi muda dan para pencari kerja, untuk memperoleh akses informasi mengenai lowongan kerja, peningkatan kompetensi, serta gambaran dunia kerja yang terus berkembang," lanjut Repal.

Baca Juga: Polsek Bonti Pantau Demplot Jagung Hibrida, Dampingi Petani Kendalikan Hama Tikus

Sementara itu, Gebyar Vokasi menjadi sarana untuk menunjukkan kualitas dan kompetensi pendidikan vokasi dalam menyiapkan tenaga kerja yang kompeten dan produktif.

Repal juga mengajak perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Ketapang untuk terus mendukung pengembangan tenaga kerja lokal melalui program pelatihan, pemagangan, sertifikasi kompetensi, hingga transfer teknologi.

Selain itu, sekolah-sekolah vokasi dan perguruan tinggi diharapkan terus meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis praktik dan memperluas kerja sama dengan dunia industri agar lulusan mampu menyesuaikan diri dengan kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang.

Repal menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat sebagai bentuk praktik good governance dalam pembangunan daerah. Dia juga mengingatkan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia agar mampu bersaing di tengah kompetisi global yang semakin ketat.

"Kita tidak bisa keluar dari persaingan. Karena itu, generasi muda Ketapang harus dibangun tidak hanya kompetensinya, tetapi juga mental dan daya saingnya agar mampu menghadapi tantangan dunia kerja," tegasnya.

Dia mengajak seluruh pihak menjaga iklim investasi yang aman dan kondusif di Kabupaten Ketapang, karena investasi dinilai menjadi salah satu kunci utama dalam membuka lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

"Kita berharap seluruh masyarakat bersama-sama menjaga keamanan dan kepastian investasi di Ketapang. Jika ada persoalan, marl diselesaikan dengan balk dan bijaksana agar iklim investasi tetap terjaga," pungkasnya. (afi)

Editor : Hanif
#perusahaan #job fair #pendidikan vokasi #tenaga kerja lokal #Sekda ketapang