PONTIANAK POST - Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, mengusulkan pembangunan sejumlah ruas jalan di Ketapang melalui skema pembiayaan Inpres Jalan Daerah (IJD) tahun 2026. Usulan tersebut telah diusulkan melalui Sistem Sinergitas, Transparansi, Integrasi, dan Akuntabel (SITIA).
Tak hanya mengusulkan melalui sistem, Bupati juga menemui Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Barat di Pontianak, Jumat (5/6). Pertemuan tersebut untuk mengawal usulan yang telah diinput melalui SITIA.
"Saya bersama Kepala Bappeda, Kadis PUTR, dan Kabag Ekbang Setda Ketapang membawa misi krusial, yakni mengawal langsung usulan kegiatan pembangunan jalan-jalan kabupaten yang strategis melalui skema pembiayaan Inpres Jalan Daerah (IJD) tahun 2026," kata Alex.
Dia menjelaskan, langkah koordinasi intensif ini merupakan tindak lanjut dari surat resmi yang dilayangkan sebelumnya (Nomor: 34/DPUTR-B.600.1/2026).
Baca Juga: Bupati Ketapang Resmikan Teduh Coffee sebagai Ruang Diskusi dan Silaturahmi
"Saya ingin memastikan bahwa seluruh usulan jalan strategis yang telah kami input secara resmi melalui Sistem SITIA dapat diverifikasi dan disinkronisasi dengan lancar oleh pihak kementerian," ungkapnya.
Dia menegaskan, usulan IJD 2026 ini adalah prioritas penting. Ada beberapa ruas jalan kabupaten yang sangat vital bagi mobilitas angkutan umum, barang, dan jasa, namun membutuhkan anggaran pusat agar penanganannya bisa cepat dan tuntas.
"Melalui sistem SITIA, kami menyajikan data yang transparan dan akuntabel agar pusat melihat urgensi kebutuhan masyarakat Ketapang," paparnya.
Menurutnya, upaya jemput bola ini adalah komitmen nyata untuk mewujudkan misi pertama Pemkab Ketapang, yaitu Pembangunan Infrastruktur Secara Merata.
"Saya tidak ingin ada wilayah yang merasa ditinggalkan. Kita ingin asas keadilan pembangunan itu benar-benar dirasakan oleh seluruh masyarakat dari kota hingga ke pedalaman," tegas Alex.
Baca Juga: SPS Genap 80 Tahun, Perkuat Integritas dan Inovasi untuk Masa Depan Pers Indonesia
Dia mengakui, pemerintah daerah tidak bisa berjalan sendiri. Dari Pontianak dia juga mengetuk pintu sinergitas dan menaruh harapan besar kepada para Anggota DPR RI Komisi V Daerah Pemilihan Kalimantan Barat.
"Kami sangat membutuhkan kawalan dan dukungan politik dari beliau-beliau di tingkat pusat agar usulan jalan daerah Kabupaten Ketapang ini prioritas untuk disetujui," ujarnya.
"Kami akan terus mengawal proses ini langkah demi langkah, memastikan setiap ikhtiar yang kita lakukan hari ini dapat segera berbuah kemudahan transportasi dan peningkatan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Ketapang yang saya cintai," tambahnya.
Dia juga menegaskan, pembangunan infrastruktur bukan sekadar urusan menggelar aspal atau membangun beton. Baginya, ini adalah urusan urat nadi kehidupan masyarakat, urusan bagaimana anak-anak aman pergi ke sekolah, dan bagaimana hasil bumi petani di Ketapang bisa dipasarkan dengan cepat dan murah. (afi)
Editor : Hanif