PONTIANAK POST - Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, menghadiri upacara pentahbisan empat imam baru Keuskupan Ketapang yang dipimpin oleh Uskup Keuskupan Ketapang, Mgr. Pius Riana Prapdi, pada Rabu (8/7). Prosesi ini berlangsung di Gereja Paroki St. Martinus Balai Berkuak, Kecamatan Simpang Hulu.
Alex menyampaikan ucapan selamat kepada para imam yang baru ditahbiskan. Dia berharap mereka senantiasa diberikan kesehatan dan keteguhan dalam menjalankan tugas pengabdian kepada umat. Alex juga menekankan pentingnya esensi pelayanan bagi seluruh elemen kepemimpinan, baik di jajaran pemerintahan maupun di lembaga keagamaan.
"Bagi saya, setiap amanah yang diemban memiliki tanggung jawab moral yang besar untuk membawa kebaikan bagi masyarakat luas," kata Alex.
Baca Juga: Panen Jagung Hibrida di Ketapang Tembus Proyeksi 6,4 Ton, Polsek MHU Turut Kawal Ketahanan Pangan
"Sebagai kepala daerah, amanah yang saya terima dari masyarakat adalah untuk melayani seluruh warga Kabupaten Ketapang tanpa membeda-bedakan, secara adil dan merata. Kita semua memiliki tanggung jawab di bidang masing-masing untuk menghadirkan pelayanan yang membawa manfaat dan kedamaian bagi sesama," tambahnya.
Dia juga menyoroti bahwa kehadiran para pemuka agama di tengah-tengah masyarakat memiliki peran krusial sebagai benteng moral dan pendamping spiritual yang menjaga keseimbangan sosial, terutama dalam menghadapi tantangan zaman saat ini.
Alex mengajak seluruh pemuka agama, tokoh adat, dan elemen masyarakat yang hadir untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan pemerintah daerah.
"Keberagaman yang dimiliki Kabupaten Ketapang adalah kekayaan hakiki yang harus dijaga bersama melalui semangat gotong royong," ungkapnya.
Oleh karena itu, dia mengajak untuk bersama-sama menjaga, merawat, dan membangun Kabupaten Ketapang sebagai rumah besar bagi semua. Lewat kerja sama yang erat antara pemerintah, pemuka agama, dan seluruh lapisan masyarakat dapat mewujudkan cita-cita besar pembangunan yang berkeadilan demi Ketapang yang maju dan mandiri. (afi)
Editor : Miftakhair