Polisi Pastikan Stok BBM Aman, Warga Ketapang Diimbau Tak Panic Buying

Aristono Edi Kiswantoro • Dipublikasikan Jumat, 24 Juli 2026 | 22:43 WIB
CEGAH PANIK: Personel Polwan berdialog dengan masyarakat di SPBU Ketapang terkait imbauan menjaga ketertiban dan tidak mudah percaya informasi yang belum terverifikasi mengenai stok BBM. HUMAS POLRES KETAPANG
CEGAH PANIK: Personel Polwan berdialog dengan masyarakat di SPBU Ketapang terkait imbauan menjaga ketertiban dan tidak mudah percaya informasi yang belum terverifikasi mengenai stok BBM. HUMAS POLRES KETAPANG

 

PONTIANAK POST – Polres Ketapang mengimbau masyarakat tidak melakukan panic buying atau pembelian bahan bakar minyak (BBM) secara berlebihan di tengah munculnya kekhawatiran terkait ketersediaan energi. Imbauan tersebut disampaikan personel Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) saat melakukan sambang ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Ketapang, Jumat (24/7/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah pencegahan untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif. Polisi juga berdialog dengan warga yang sedang mengantre serta pengelola SPBU untuk memantau kondisi pelayanan dan distribusi BBM.

Warga Diminta Tetap Tenang Saat Mengantre BBM

Personel Satbinmas mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi mengenai kelangkaan maupun keterbatasan stok BBM.

Polisi meminta warga membeli BBM sesuai kebutuhan dan tetap menjaga ketertiban selama berada di area SPBU.

Dampaknya, antrean kendaraan diharapkan tetap berjalan tertib tanpa menimbulkan kepanikan yang dapat mengganggu pelayanan masyarakat.

Fenomena antrean panjang di SPBU sering kali dipengaruhi bukan hanya kondisi pasokan, tetapi juga persepsi masyarakat terhadap ketersediaan barang. Informasi yang tidak terverifikasi dapat memicu lonjakan permintaan sementara dan membuat distribusi terganggu.

 

Polisi Pantau Distribusi dan Pelayanan SPBU

Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris melalui Kasat Binmas Polres Ketapang Iptu AJP Daulay mengatakan kegiatan sambang merupakan bentuk kehadiran Polri untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Menurutnya, stok BBM di Kabupaten Ketapang saat ini masih dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak melakukan panic buying karena stok BBM di Kabupaten Ketapang masih aman. Belilah BBM sesuai kebutuhan dan jangan mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya," ujarnya.

Selain memberikan edukasi kepada masyarakat, personel Satbinmas juga berkoordinasi dengan pengelola SPBU untuk memastikan proses distribusi dan pelayanan berjalan tertib.

Cegah Gangguan Kamtibmas Akibat Informasi Hoaks

Polres Ketapang menilai penyebaran informasi yang tidak akurat mengenai BBM dapat memengaruhi perilaku masyarakat dan berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban.

Karena itu, masyarakat diminta memastikan informasi melalui sumber resmi sebelum mengambil tindakan.

Pengendalian informasi menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas distribusi energi. Ketika masyarakat memperoleh informasi yang jelas mengenai stok dan mekanisme distribusi, tekanan terhadap layanan publik seperti SPBU dapat ditekan. **

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
BBM Ketapang stok BBM Ketapang SPBU Ketapang Panic Buying BBM Polres Ketapang