PONTIANAK POST - Aliansi Jurnalis Ketapang (AJK) bersama Dinas Kesehatan Ketapang dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ketapang membagikan masker kepada masyarakat di sejumlah pasar tradisional di Kota Ketapang, Selasa (1/9). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di tengah kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti wilayah Kota Ketapang.
Ketua AJK Theo Bernadhi mengatakan pembagian masker menyasar Pasar Haji Sani, Pasar Melati, Pasar Baru, dan selanjutnya Pasar Sore Payak Kumang.
“Kami menggandeng Dinas Kesehatan Ketapang sebagai bentuk kolaborasi. Kita sama-sama menjaga kesehatan masyarakat di tengah kondisi kabut asap yang menyelimuti Kota Ketapang,” kata Theo.
Baca Juga: Karhutla Sintang Meluas ke 10 Kecamatan, 126 Lokasi Terbakar dan Area Terdampak 576,5 Hektare
Menurut Theo, keterlibatan Dinkes juga penting untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai upaya menjaga kesehatan ketika kualitas udara menurun. Ia mengapresiasi pemerintah daerah, organisasi profesi jurnalis, organisasi kemasyarakatan, dan berbagai pihak yang turut membantu menangani dampak karhutla. Kepala Dinas Kesehatan Ketapang Feria Kowira mengapresiasi inisiatif tersebut. Ia mengatakan keterlibatan berbagai elemen masyarakat diperlukan untuk membantu warga menghadapi dampak kabut asap.
“Kami menyambut baik inisiatif teman-teman jurnalis, khususnya AJK, yang ikut bergerak membantu membagikan masker kepada masyarakat,” ujar Feria.
Ia menilai pembagian masker merupakan langkah tepat untuk melindungi masyarakat di tengah kondisi kabut asap. Menurutnya, gerakan bersama seperti itu penting untuk meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat selama kualitas udara menurun. (afi)
Editor : Miftakhair