Jangan Tertipu Ukurannya, Ada Snake Plant Mini dan Ada yang Cuma Tumbuh Lambat

PONTIANAK POST - Tidak semua snake plant berukuran kecil memiliki alasan yang sama. Ada varietas yang memang secara alami tumbuh kerdil, tetapi ada pula yang terlihat mungil karena pertumbuhannya berlangsung sangat lambat.
Perbedaan ini penting diketahui sebelum memilih tanaman, terutama bagi penghobi yang ingin mempertahankan bentuk tertentu dalam waktu lama.
Ada yang Memang Terlahir Kerdil
Gardening Know How dalam catatannya mengungkap Dwarf Laurentii menjadi salah satu contoh snake plant yang benar-benar berukuran pendek.
Daunnya berbentuk seperti pedang dengan warna hijau hutan, tepian kuning, dan pola lebih terang. Tingginya disebut tidak lebih dari sekitar 15 sentimeter.
Karakter serupa dimiliki Golden Hahnii. Varietas ini membentuk roset menyerupai sarang dan dapat tumbuh sekitar 15 sentimeter. Daunnya memiliki perpaduan warna hijau, kuning, dan pita yang lebih terang.
Black Star Punya Cerita Berbeda
Menariknya, Black Star sebenarnya tidak masuk kategori mini secara teknis. Tanaman ini bisa mencapai sekitar 45 sentimeter.
Namun, pertumbuhannya berlangsung lambat. Daunnya berwarna hijau sangat gelap, tebal, mengilap, dengan tepian kuning keemasan.
Karakternya membuat tetap masuk daftar pilihan bagi orang yang menginginkan tanaman yang tidak cepat berubah ukuran.
Samurai Dwarf Juga Benar-Benar Pendek
Nama Samurai Dwarf cukup menggambarkan karakternya. Varietas ini dapat berhenti pada kisaran 15 sentimeter.
Daunnya memiliki warna biru kehijauan dengan tepian krem yang sangat tipis. Susunannya membentuk kipas sehingga tampilannya berbeda dari snake plant yang biasanya tumbuh tegak.



