Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Ratusan Peziarah Ikuti Ritual Cheng Beng

A'an • Senin, 25 Maret 2024 | 11:40 WIB
SEMBAHYANG KUBUR: Sejumlah Personel Polres Kubu Raya melakukan pengamanan ritual Sembahyang Kubur di Pemakaman Yayasan Bhakti Suci Jl Adisucipto Km 7, Desa Parit Baru, Kecamatan Sungai Raya.
SEMBAHYANG KUBUR: Sejumlah Personel Polres Kubu Raya melakukan pengamanan ritual Sembahyang Kubur di Pemakaman Yayasan Bhakti Suci Jl Adisucipto Km 7, Desa Parit Baru, Kecamatan Sungai Raya.

SUNGAI RAYA – Personel Polres Kubu Raya dan Polsek Sungai Raya, Minggu (24/3) sekitar pukul 06.00 WIB melakukan pengamanan ritual Cheng Beng atau sembahyang kubur musim semi tahun 2575 Imlek di pemakaman Yayasan Bhakti Suci, Jl Adisucipto Km 7, Desa Parit Baru, Kecamatan Sungai Raya. Seperti diketahui, sembahyang kubur atau sembahyang leluhur merupakan salah satu kepercayaan masyarakat tionghoa yang ada di Kalimantan Barat khususnya Kabupaten Kubu Raya.

Kapolsek Sungai Raya, AKP Setyo Pramulyanto melalui Kasubsi Penmas Polser Kubu Raya Aiptu Ade mengutarakan, pengamanan yang dilakukan personel Polres Kubu Raya dan Polsek Sungai Raya untuk memberikan rasa aman, nyaman, dan tertib kepada warga yang melaksanakan ibadah ritual Cheng Beng.

"Terutama antisipasi kemacetan, kejahatan curas, curat, curanmor, dan pencurian dengan kekerasan serta aksi premanisme. Dengan kehadiran petugas Kepolisian, kami berharap dapat memberikan rasa aman,nyaman dan tertib kepada seluruh masyarakat Tionghoa yang melakukan kegiatan Cheng Beng," katanya, Minggu (24/3) di Sungai Raya.

Menurut Ade, pada Minggu (24/3) terpantau, sekitar 600 orang dari Yayasan Setia Bhakti, Yayasan Tanjung Harapan, Yayasan Suci Budi, dan Yayasan Marga Peng melaksanakan kegiatan ritual Cheng Beng.

"Kegiatan ritual Cheng Beng sendiri merupakan salah satu tradisi penting bagi masyarakat Tionghoa sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur dan nenek moyang mereka.

Dengan adanya pengamanan dari pihak kepolisian, diharapkan pelaksanaan ritual ini dapat berjalan lancar, aman dan tertib," tambah dia.

Ade menghimbau, agar masyarakat dimohon untuk segera melaporkan apabila terjadinya aksi kejahatan curas (pencurian dengan kekerasan), curat (pencurian dengan pemberatan), curanmor (pencurian kendaraan bermotor), dan pencurian dengan kekerasan lainnya, serta aksi premanisme.

"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menjadi bagian aktif dalam menjaga keamanan di sekitar lokasi pelaksanaan ritual Cheng Beng. Laporkan segera kepada pihak kepolisian apabila Anda menemukan atau menjadi korban aksi kejahatan tersebut," pungkasnya. (ash)

Editor : A'an
#Cheng Beng #sembahyang kubur #ritual #kubu raya