Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Dongkrak Partisipasi Perempuan dalam Pilkada

Miftahul Khair • Sabtu, 24 Agustus 2024 | 12:22 WIB

 

RAKOR: Bawaslu Pontianak menggelar rakor Pengawasan Penyelenggaraan Pemilihan Partisipatif 2024 di Hotel Golden Tulip Pontianak, Jumat (23/8).(ASHRI ISNAINI/PONTIANAK POST)
RAKOR: Bawaslu Pontianak menggelar rakor Pengawasan Penyelenggaraan Pemilihan Partisipatif 2024 di Hotel Golden Tulip Pontianak, Jumat (23/8).(ASHRI ISNAINI/PONTIANAK POST)

PONTIANAK—Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Pontianak menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) pengawasan penyelenggaraan pemilihan partisipatif tahun 2024 pada Jumat (23/8).

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi kaum perempuan, dalam menyukseskan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Kegiatan di Hotel Golden Tulip, Pontianak pada Jumat (23/8) ini diikuti oleh puluhan organisasi perempuan.

Dalam sambutannya, Ketua Bawaslu Kota Pontianak, Ridwan, menekankan pentingnya peran perempuan dalam pemilu, tidak hanya sebagai pemilih tetapi juga sebagai pengawas partisipatif.

"Keterlibatan perempuan dalam proses pemilu sangat krusial. Melalui Rakor ini, kami berharap perempuan dapat lebih aktif dan berperan dalam mengawasi jalannya pemilu, sehingga tercipta pemilu yang bersih, jujur, dan adil," kata Ridwan.

Dia menambahkan bahwa Rakor tersebut merupakan bagian dari upaya Bawaslu Kota Pontianak untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam proses demokrasi, khususnya pada Pilkada serentak yang akan digelar pada tahun 2024.

Dengan menggandeng organisasi perempuan, Bawaslu berharap dapat menggerakkan basis perempuan untuk turut serta dalam mengawasi setiap tahapan pemilu dan memastikan bahwa prosesnya berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Rakor ini juga diisi dengan diskusi interaktif yang membahas berbagai strategi dan langkah konkret yang dapat diambil oleh organisasi perempuan dalam mengawal proses pemilu, mulai dari pengawasan di TPS hingga pelaporan pelanggaran. Bawaslu juga memberikan panduan dan informasi terkait mekanisme pengawasan partisipatif yang dapat diikuti oleh masyarakat.

Dengan adanya kegiatan ini, Bawaslu Kota Pontianak berharap tingkat partisipasi perempuan dalam Pilkada 2024 akan meningkat signifikan, serta dapat menjadi motor penggerak dalam menciptakan pemilu yang lebih inklusif dan representatif.

"Kami yakin, dengan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat, khususnya perempuan, Pilkada 2024 di Kalbar akan berlangsung lebih demokratis dan sesuai dengan harapan kita semua," tutup Ridwan.

Di sisi lain, para peserta Rakor yang terdiri dari berbagai organisasi perempuan menyambut baik inisiatif Bawaslu ini.

Salah satu peserta Rakor Pengawasan Penyelenggaraan Pemilihan Partisipatif, perwakilan dari Jurnalis Perempuan Khatulistiwa (JPK), Kusmalina, menyatakan kesiapannya untuk terlibat aktif dalam pengawasan pemilu serta berkomitmen untuk mengedukasi anggota dan komunitas mereka tentang pentingnya partisipasi dalam pemilu.

"Kami siap menjadi bagian dari perubahan dan akan bekerja sama dengan Bawaslu untuk memastikan hak-hak perempuan dalam pemilu terpenuhi," ucap Kusmalina. (ash)

Editor : Miftahul Khair
#Pilkada Serentak 2024 #BAWASLU PONTIANAK #partisipasi #Kaum Perempuan