KUBU RAYA - Penggunaan bengkung (kain penyangga) pasca persalinan mampu menekan terjadinya nyeri punggung. Edukasi penggunaan bengkung ini menjadi materi Dosen Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Pontianak saat melakukan pengabdian masyarakat belum lama ini di Puskesmas Rasau Jaya Kabupaten Kubu Raya.
“Pengabdian masyarakat yang kami lakukan ini mengambil tema peningkatan pengetahuan ibu hamil trimester III tentang penggunaan bengkung pasca persalinan terhadap nyeri punggung,” ujar Dosen Kebidanan Poltekkes Kemenkes Pontianak Ratna Indah Kartika Sari.
Dia menjelaskan saat ini bengkung tidak hanya dimanfaatkan sebagai rutinitas dan tradisi dengan pakaian tradisional. Tetapi juga digunakan dalam bidang kesehatan. Bengkung kata dia merupakan kain penyangga yang dapat digunakan oleh ibu nifas untuk mendapatkan kompresi atau tekanan pada perut sehingga membantu menyangga perut dan daerah lumbopelvic dengan memberikan sedikit tekanan di otot transversus abdominis.
Ibu nifas yang menggunakan kain penyangga (bengkung) bisa mendapatkan kompresi atau tekanan pada perut sehingga membantu menyangga perut dan daerah lumbopelvic dengan memberikan sedikit tekanan di otot transversus abdominis, sehingga akan membantu agar otot abdomen bekerja sempurna. “Otot perut yang lemah ikut menyumbang kejadian nyeri punggung selama dan sesudah kehamilan,” katanya.
Lebih dalam kata dia, nyeri punggung selama masa nifas dikarenakan proses persalinan lama dan rasa tidak nyaman ibu saat hamil, terutama pada trimester ketiga. Adanya hormon relaksin yang mengendurkan persendian serta ligamen membuat rasa nyeri ketika berjalan maupun waktu duduk atau pada saat mengerjakan aktivitas lainnya. Faktor lain yang berperan ialah posisi saat menyusui.
Posisi menyusui dengan membungkuk, menegangkan leher serta otot punggung saat melihat ke bawah akan mempengaruhi aktivitas punggung sehingga menyebabkan nyeri. “Lokasi nyeri paling sering di daerah lumbal dan panggul posterior, dan lokasi tersebut merupakan keluhan yang ditemukan selama kehamilan,” katanya.
Penanganan nyeri bisa dilakukan dengan non farmakologi melalui penggunaan bengkung. Pada umumnya orang mengenal bengkung berbahan kain yang digunakan di pedesaan. “Saat edukasi, peserta juga antusias. Kemudian dari informasi ini mereka tahu bahwa penggunaan bengkung dapat meredakan nyeri pasca melahirkan,” katanya.
Kegiatan ini juga dibantu oleh kedua rekan dosennya. Yaitu Wahsu Astuti dan Astrisaria. Disana, rekannya itu turut memberikan pemahaman serta manfaat bengkung ini.(iza
Editor : A'an