Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

30 Rumah di Sungai Raya Rusak Parah Diterjang Hujan dan Angin Kencang, Satu Orang Tertimpa Pohon

Ashri Isnaini • Senin, 28 April 2025 | 12:43 WIB
EVAKUASI: Tim gabungan dari Basarnas, BPBD Kubu Raya, Damkar, dan warga, Sabtu (26/4), bergotong royong mengevakuasi pohon tumbang yang sempat menutup akses Jalan Adisucipto, Kecamatan Kubu Raya.
EVAKUASI: Tim gabungan dari Basarnas, BPBD Kubu Raya, Damkar, dan warga, Sabtu (26/4), bergotong royong mengevakuasi pohon tumbang yang sempat menutup akses Jalan Adisucipto, Kecamatan Kubu Raya.

PONTIANAK POST – Sebanyak 30 rumah warga di Desa Arang Limbung, Kecamatan Sungai Raya, mengalami kerusakan berat akibat hujan deras disertai angin kencang yang melanda kawasan tersebut pada Sabtu (26/4) sekitar pukul 14.00 WIB.

Selain kerusakan bangunan, cuaca ekstrem ini juga mengakibatkan tumbangnya sebuah pohon besar di depan Makam Pahlawan, Jalan Adisucipto, yang menimpa seorang pengendara motor.

Korban diketahui bernama Noval Syah Dewa (20), warga Kecamatan Sungai Raya. Saat kejadian, Noval tengah melintas di lokasi saat pohon tiba-tiba roboh akibat angin kencang. Korban pun segera dievakuasi warga setempat dan dilarikan ke RS Kartika Husada untuk mendapatkan perawatan medis.

Kapolsek Sungai Raya AKP Haryanto, melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya Aiptu Ade, mengatakan insiden tersebut terjadi sangat cepat.

"Berdasarkan keterangan saksi yang dihimpun petugas Polsek Sungai Raya, hujan deras disertai kilatan petir dan angin kencang mengguncang kawasan tersebut. Pohon besar di depan Makam Pahlawan tiba-tiba roboh dan menimpa korban yang sedang melintas. Kejadiannya hanya dalam hitungan detik, sehingga korban tidak sempat menghindar," ungkap Ade,  Minggu (27/4), di Sungai Raya.

Meskipun puluhan rumah mengalami kerusakan berat akibat terpaan angin kencang, namun kata Ade, hingga saat ini tidak ada laporan korban jiwa dari insiden tersebut. Sementara itu, kondisi Noval saat ini masih dalam tahap observasi medis dan menjalani perawatan inap di RS Kartika Husada.

"Untuk rumah-rumah yang rusak, syukurnya tidak ada korban jiwa. Sedangkan korban tertimpa pohon masih dirawat intensif di rumah sakit," jelasnya.

Proses evakuasi pohon tumbang yang sempat menutup akses Jalan Adisucipto berlangsung cepat berkat kerja sama tim gabungan dari Basarnas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kubu Raya, Tim Pemadam Kebakaran, serta dibantu warga sekitar.

Menyikapi tingginya intensitas cuaca ekstrem belakangan ini, Polres Kubu Raya mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat beraktivitas di luar ruangan.

"Kami mengimbau warga untuk menghindari berteduh di bawah pohon besar, papan reklame, atau bangunan yang berpotensi roboh saat cuaca buruk. Jika terjadi hujan deras disertai angin kencang dan petir, segera cari tempat aman," pesan Ade.

“Kami dari Polres juga meminta warga segera melaporkan kepada pihak berwenang jika menemukan pohon yang rawan tumbang atau kerusakan infrastruktur akibat cuaca ekstrem, guna mencegah terjadinya korban jiwa dan kerugian yang lebih besar,” pungkasnya. (ash)

Editor : Hanif
#kerusakan bangunan #pohon besar #kerusakan berat #menimpa motor #Hujan Deras #Cuaca Ekstrem #kubu raya #angin kencang