PONTIANAK POST - Bupati Kubu Raya Sujiwo, menegaskan perempuan memegang peranan strategis dalam mengawal jalannya pemerintahan termasuk di Kabupaten Kubu Raya.
Dia menjelaskan selama masa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Kubu Raya Sukiryanto, pemberdayaan perempuan akan dijadikan prioritas utama. Bahkan, perempuan akan ditempatkan sebagai garda terdepan yang mengawal pemerintahannya.
"Dari sebelum kami dilantik sebagai bupati dan wakil bupati, sudah saya sampaikan bahwa di masa kepemimpinan kami, peran ibu-ibu, emak-emak, kaum hawa, dan perempuan akan diberdayakan semaksimal mungkin. Bahkan mereka akan menjadi garda terdepan untuk mengawal pemerintahan kami berdua. Ibu-ibulah pasukan khusus kami," tegas Sujiwo, Jumat (25/4), usai Pelantikan Pengurus Daerah Badan Kontak Majelis Taklim (PD BKMT) dan Pengurus Cabang BKMT se-Kabupaten Kubu Raya di Aula Praja Utama, Kantor Bupati Kubu Raya.
Sujiwo juga mengungkapkan Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) memiliki peran penting dalam pemerintahan daerah. Organisasi yang diisi oleh perempuan-perempuan tangguh ini dianggap sebagai agen utama dalam mencetak generasi penerus bangsa.
"Ibu-ibu adalah madrasah pertama dan utama bagi anak-anak. Artinya, ketika kita membina dan memberdayakan kaum ibu, kita juga sedang menyiapkan generasi penerus bangsa yang berkualitas," ujar Sujiwo.
Selain itu, Sujiwo mengutip pandangan sejumlah ulama yang menyebutkan bahwa wanita adalah tiang negara. Dengan semangat tersebut, ia berkomitmen untuk terus memperkuat peran perempuan dalam berbagai sektor pembangunan di Kubu Raya, baik melalui BKMT maupun organisasi perempuan lainnya yang ada di daerah ini.
"Ketika kami mengurus wanita, ibu-ibu, emak-emak, dan kaum perempuan, sejatinya kami juga sedang mengokohkan tiangnya negara. Karena kekuatan bangsa ini, kekuatan daerah ini, sangat bergantung pada kekuatan para perempuan," tuturnya.
“Saya berharap dengan adanya kepengurusan baru BKMT di Kubu Raya, peran perempuan dapat semakin terlihat nyata dalam mendukung berbagai program pembangunan daerah, memperkuat persatuan, dan menjaga nilai-nilai keagamaan serta kebangsaan di tengah masyarakat,” pungkasnya.
Sebagai informasi, pelantikan tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, tokoh agama, serta pengurus majelis taklim dari berbagai kecamatan di Kabupaten Kubu Raya. Acara ini penuh dengan semangat kebersamaan dan diharapkan dapat mempererat sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi perempuan dalam mewujudkan Kabupaten Kubu Raya yang lebih maju, religius, dan berdaya saing. (ash)
Editor : Hanif