PONTIANAK POST – Seekor sapi berbobot hampir satu ton bernama Si Gobang mencuri perhatian warga Kabupaten Kubu Raya menjelang perayaan Iduladha 1446 Hijriah. Sapi hasil persilangan jenis Simmental dan Limousin ini resmi terpilih sebagai hewan kurban Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk wilayah Kalimantan Barat. Sapi istimewa ini merupakan milik Musleh, seorang peternak asal Jalan Hasanudin, Desa Sungai Bemban, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya.
Musleh mengaku tidak pernah menyangka bahwa sapi hasil inseminasi buatan yang ia rawat dengan penuh ketelatenan sejak lahir akan terpilih sebagai kurban Presiden. “Alhamdulillah, saya sangat bahagia. Ini pengalaman luar biasa. Tidak pernah saya bayangkan sapi saya bisa menjadi pilihan untuk kurban Presiden,” ujar Musleh saat ditemui di kediamannya, Selasa (13/5).
Saat ditanya asal-usul nama Si Gobang, Musleh menjelaskan bahwa nama tersebut terinspirasi dari film favoritnya. Sapi berusia tiga setengah tahun itu mendapatkan perawatan khusus setiap hari: dimandikan, dipijat, hingga diberikan jamu dan vitamin. “Setiap hari dia harus mandi dan dipijat. Jamu juga kami olah sendiri dari rempah-rempah agar staminanya terjaga. Si Gobang termasuk sapi yang mudah lelah dan sensitif terhadap panas, jadi harus dirawat dengan sabar,” jelasnya.
Pakan untuk Si Gobang juga tergolong istimewa. Setiap hari ia menghabiskan dua karung rumput (masing-masing sekitar 100 kilogram), ditambah pakan tambahan seperti dedak, ampas tahu, polar, sagu, dan umbi-umbian. “Makanan pendukung harus lengkap supaya berat badannya stabil dan kesehatannya tetap prima,” tambah Musleh, yang telah menekuni usaha ternak selama delapan tahun.
Awalnya, kegiatan beternak hanya menjadi hobi bagi Musleh. Kini, selain Si Gobang, ia juga memelihara beberapa sapi dari jenis Madura dan Bali yang rutin dijual menjelang Hari Raya Kurban. “Saya juga tidak menyangka sapi saya terpilih, karena masih banyak sapi lain yang juga bagus di daerah ini,” tuturnya rendah hati.
Secara terpisah, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Kabupaten Kubu Raya, Elfizar Idrus, menjelaskan bahwa proses seleksi sapi kurban Presiden dilakukan jauh-jauh hari sebelum Iduladha, yang diperkirakan jatuh pada Juni mendatang. Dari sejumlah sapi yang diseleksi, enam ekor sempat diusulkan, namun hanya satu yang akhirnya dipilih. “Penilaian mencakup jenis sapi, berat badan, kondisi kesehatan, hingga kelengkapan administrasi. Data sapi yang memenuhi syarat kami kirim ke staf Kepresidenan untuk ditetapkan,” terang Elfizar.
Ia menambahkan, jika sebelumnya hanya Kubu Raya yang ditunjuk sebagai daerah pengirim sapi kurban Presiden untuk Kalbar, tahun ini seluruh 14 kabupaten/kota di provinsi tersebut turut mengajukan sapi terbaiknya. Dengan bobot nyaris mencapai satu ton dan kelengkapan persyaratan administrasi maupun medis, Si Gobang akhirnya terpilih setelah melalui serangkaian pemeriksaan dan penilaian ketat oleh tim dinas terkait.
Penetapan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Musleh, tetapi juga bagi masyarakat Kubu Raya. “Pemerintah daerah berharap hal ini bisa menjadi motivasi bagi peternak lokal lainnya untuk terus meningkatkan kualitas budidaya ternak yang dimiliki,” pungkas Elfizar. (ash)
Editor : Hanif