PONTIANAK POST – Warga Desa Padang Tikar, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya, dihebohkan oleh penemuan bayi laki-laki di tengah kebun kelapa, Rabu (1/10) sekitar pukul 15.20 WIB. Bayi malang itu ditemukan dalam kondisi terbungkus kain dan tergeletak di bawah pohon kelapa.
Penemuan bayi tersebut bermula ketika Pardi, warga Desa Padang Tikar tengah mencari rumput. Tak berapa lama mencari rumput, Pardi mendengar tangisan lirih dari arah kebun kelapa setelah ditelusuri, ternyata tangisan tersebut adalah suara bayi.
“Pardi penasaran lalu menelusuri sumber suara. Saat dicek, ia mendapati seorang bayi dalam keadaan terbungkus kain di bawah pohon kelapa,” ujar Kasubsi Penamas Polsek Batu Ampar, Aiptu Ade, mewakili Kapolsek Batu Ampar Iptu Fahrizal Hasyim, Kamis (2/10) di Sungai Raya.
Untuk memastikan kondisi sang bayi, Pardi segera memanggil istrinya, Holiyeh. Dengan penuh kepedulian, Holiyeh menggendong bayi tersebut, lalu pasangan suami istri tersebut bergegas membawa bayi dengan Panjang 33 sentimeter dan berat 2,2 kilogram tersebut ke Puskesmas Padang Tikar guna mendapatkan pertolongan medis.
Baca Juga: Menteri Koperasi Tegaskan Dukungan Penguatan Koperasi Desa di Kubu Raya
Dari hasil pemeriksaan awal, bayi berjenis kelamin laki-laki itu diperkirakan baru berusia satu hari. Saat ditemukan, bayi itu mengenakan kain lampin biru bermotif, singlet biru muda, dan popok sekali pakai. “Bayi laki-laki itu selanjutnya dirujuk ke RSUD Rasau Jaya untuk mendapatkan perawatan lebih intensif,” jelas Ade.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Polsek Batu Ampar lanjut Ade langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di kebun kelapa tempat bayi ditemukan. Polisi juga memeriksa sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi.
Hingga kini, kepolisian masih menyelidiki siapa yang tega membuang bayi tidak berdosa tersebut. “Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan. Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak medis dan dinas sosial terkait keberlanjutan perawatan bayi sekaligus mengungkap siapa pelakunya,” tegas Ade.
Saat ini lanjut Ade, kondisi bayi dalam keadaan stabil setelah mendapatkan penanganan medis di RSUD Rasau Jaya. “Dan pihak kepolisian memastikan akan menindak tegas pihak yang bertanggung jawab atas pembuangan bayi tersebut,” tutupnya. (ash)
Editor : Miftahul Khair