PONTIANAK POST - Dosen Jurusan Teknik Arsitektur, Politeknik Negeri Pontianak berikan pendampingan perencanaan dan perancangan renovasi Masjid Ma’ash Shabirin, Jl Perdamaian, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya. Selama ini, Masjid Ma’ash Shabirin selalu mengalami kebanjiran jika terjadi hujan deras berkepanjangan disertai dengan air pasang. Hal ini tentu mengganggu aktifitas ibadah rutin jama’ah tetap masjid maupun masyarakat lain yang menggunakannya. Masjid yang telah didirikan pada tahun 1960-an ini selain dipergunakan untuk shalat, juga dimanfaatkan sebagai tempat penyelenggaraan pendidikan agama Islam.
Melihat pentingnya untuk segera dilakukan perbaikan, Pengurus Masjid Ma’ash Shabirin membentuk tim pembangunan masjid yang diketuai oleh H. Dedi Herdiansyah meminta Jurusan Teknik Arsitektur Polnep untuk membantu guna menyelesaikan masalah yang dialami oleh masyarakat tersebut. Tim dosen Jurusan Teknik Arsitektur yang ditunjuk untuk menindaklanjuti permintaan pengurus Masjid Ma’ash Shabirin ini diketuai oleh Ar. Ir. Mochamad Hilmy, IAI dan beranggotakan Ar. Caesar Destria, Dewi Ria Indriana, Diah Astiningsih, Ar. Dian Perwita Sari, Jockie Zudhy Fibrianto, Ar. M. Subhansyah Ikram, Putu Ayu Vindytha Amanda Putri, Ar. Ridho Fajar Abuyahman, Ar. Yudhiarma.
Ketua Tim PKM, Ar. Ir. Mochamad Hilmy, IAI menjelaskan bahwa setelah mengumpulkan informasi kebutuhan dan masalah masjid yang ingin diselesaikan, pihaknya memberikan beberapa alternatif desain Masjid sesuai yang diinginkan. Kemudian mengembangkan desain yang dipilih menjadi gambar perancangan dan rencana anggaran biaya untuk keperluan konstruksi dan penggalangan donasi/bantuan. Selain itu, juga dilakukan pengawasan berkala agar kualitas pembangunan masjid sesuai dengan yang direncanakan.
Peninggian halaman dan lantai utama masjid dimaksudkan untuk mencegah masuknya air saat banjir maupun pasang, serta menambah luas lantai ke atas agar dapat lebih banyak lagi menampung jama’ah Ketika dilaksanakan shalat Jum’at berjam’ah serta shalat pada saat hari raya.
"Saat ini pembangunan telah dilaksanakan pada tahapan pengerjaan pondasi, balok sloof dan akan segera dilanjutkan pekerjaan plat lantai dasar. Harapannya, masjid yang memiliki lokasi sangat strategis ini dapat dipergunakan kembali sebagai tempat ibadah yang representatif secepatnya sekaligus pusat kegiatan masyarakat,” ujarnya.
Ketua Tim Pembangunan Masjid, H. Dedi mengatakan dengan segala bantuan dari masyarakat, diharapkan Masjid Ma’ash Shabirin segera dapat dipergunakan kembali dengan kondisi yang terbebas dari masalah banjir, serta mampu menjadi landmark yang kuat serta mewadahi kebersamaan dan sebagai pusat aktivitas warga, terutama warga di sekitar simpang Jalan Perdamaian dan Jalan Karya Kecamatan Sungai Kakap, Kubu Raya.
"Partisipasi masyarakat sangat penting, baik dari segi pendanaan dan support lainnya sangat dibutuhkan dalam pembangunan masjid ini,” pungkasnya. Narahubung Ketua Panitia Pembanguann Masjid, H. Dedi +62 813-4552-1401. (mrd/ser)
Editor : Hanif