PONTIANAK POST – Pembangunan Jalan Bakti di Desa Rasau Jaya Tiga, Kecamatan Rasau Jaya, sepanjang 2,4 kilometer akhirnya rampung. Infrastruktur yang telah lama dinantikan masyarakat setempat itu kini bisa digunakan dengan nyaman setelah puluhan tahun mengalami kerusakan.
Tuntasnya pembangunan jalan ini dirayakan warga dengan tasyakuran sederhana, Minggu (5/10). Di tengah suasana hangat itu, Bupati Kubu Raya Sujiwo hadir dan berbagi rasa bahagia bersama masyarakat. Tidak sekadar menyampaikan ucapan selamat, tetapi Sujiwo juga pesan mendalam tentang arti memiliki dan menjaga fasilitas yang telah diperjuangkan bersama.
“Alhamdulillah, proyek ini dapat diselesaikan tahun ini dan sudah tuntas. Saya berpesan, tolong punya rasa memiliki terhadap jalan ini. Kalau ada lubang kecil, mari kita gotong royong menambalnya,” ujar Sujiwo di hadapan warga yang hadir.
Suasana tasyakuran itu mencerminkan semangat kebersamaan yang masih kuat di desa ini. Sujiwo memuji kekompakan warga Rasau Jaya Tiga, yang menurutnya menjadi modal penting dalam membangun daerah. Dia berharap semangat gotong royong itu terus hidup, bukan hanya untuk menjaga jalan, tapi juga untuk mempercantik lingkungan.
“Saya siapkan tanaman dan lampu-lampu hias, semuanya gratis. Kalau rumah di tepi jalan mampu, pasanglah lampu tambahan agar suasananya indah dan nyaman, meski kita berada di pelosok,” tambahnya.
Bagi Sujiwo, penerangan dan keindahan desa bukan sekadar estetika. Di balik cahaya lampu, ada rasa aman dan semangat hidup masyarakat yang tumbuh. Dia ingin seluruh desa di Kubu Raya menjadi wilayah yang terang, rapi, dan aman.
“Kalau jalan terang benderang, kriminalitas berkurang. Tapi kalau gelap gulita, potensi kejahatan muncul. Karena itu saya ingin desa-desa di Kubu Raya terang dan aman,” tegasnya.
Sujiwo pun tidak memungkiri terhadap tantangan besar yang dihadapi daerah. Dia mengungkapkan saat ini Kubu Raya tengah mengalami penurunan dana transfer dari pemerintah pusat yang cukup signifikan.
“Tahun ini kita kehilangan lebih dari Rp100 miliar, dan tahun depan bisa sampai Rp334 miliar. Tapi saya tidak mau pelayanan masyarakat terganggu. Kami harus hemat dan fokus pada hal yang berdampak langsung bagi rakyat,” tegasnya.
Meski demikian, keterbatasan anggaran tak menyurutkan langkahnya untuk terus mempercantik wajah Kubu Raya. Tahun ini, dia menargetkan delapan ruang publik baru akan rampung dibangun, termasuk kawasan Taman Dirgantara (Tugu Pesawat) dan Bundaran Gaforaya di Sungai Raya.
Dikesempatan yang sama, Sujiwo juga membawa kabar gembira. Tahun depan, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya berencana akan menggelar “Lomba Desa Terindah” dengan total hadiah Rp500 juta. Program ini diharapkan menjadi dorongan bagi desa-desa untuk berbenah dan menata diri lebih baik.
“Kampung ini harus terang benderang dan nyaman siang malam. Tahun depan saya siapkan hadiah Rp500 juta untuk lomba desa. Dari sekarang ditata supaya bisa masuk lima besar,” pungkasnya. (ash)
Editor : Hanif