PONTIANAK POST — Inovasi Pemerintah Desa Limbung dalam memanfaatkan Dana Desa menuai apresiasi dari Bupati Kubu Raya, Sujiwo. Berbeda dari kebanyakan desa yang fokus pada pembangunan fisik, Desa Limbung justru menyalurkan Dana Desa untuk beasiswa pendidikan bagi pelajar berprestasi dari keluarga kurang mampu. Kebijakan ini sudah berjalan konsisten selama empat tahun terakhir.
“Alhamdulillah hari ini saya menghadiri penyerahan beasiswa bagi warga Desa Limbung yang tidak mampu namun berprestasi. Saya sangat berterima kasih kepada Pak Kades yang telah membuat kebijakan luar biasa dari Dana Desa ini. Artinya ada keberpihakan terhadap warga miskin yang berprestasi,” ujar Sujiwo, Kamis (9/10), saat menghadiri penyerahan beasiswa di Aula Serbaguna Kantor Desa Limbung, Jalan Merdeka 2, Dusun Limbung Jaya.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 70 siswa menerima bantuan pendidikan yang bersumber dari Dana Desa. Program ini menyasar 45 pelajar SD dari 45 sekolah, 10 pelajar SMP dari dua sekolah, dan 5 pelajar SMA dari satu sekolah. Uniknya, sebagian penerima bukan warga Desa Limbung, namun bersekolah di wilayah desa tersebut dan memenuhi kriteria penerima bantuan.
Sujiwo menilai langkah Pemerintah Desa Limbung sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap pendidikan dan contoh inspiratif bagi desa-desa lain di Kubu Raya. Ia menegaskan bahwa pendidikan adalah hak dasar setiap warga negara tanpa memandang status ekonomi. “Konstitusi mengamanatkan bahwa pendidikan adalah hak dasar warga negara Indonesia, bukan hanya hak orang kaya. Orang miskin pun berhak memiliki masa depan yang cerah dan cemerlang,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Sujiwo juga memberikan bantuan pribadi kepada para penerima beasiswa sebagai bentuk dukungan moral. Ia berharap semangat belajar para siswa terus tumbuh dan menjadi motivasi untuk meraih masa depan yang lebih baik.
“Saya lihat wajah-wajah mereka penuh semangat dan keceriaan. Saya yakin di antara mereka kelak akan ada yang menjadi orang-orang sukses. Kuncinya rajin belajar, taat ibadah, hormat kepada orang tua dan guru. Insya Allah, keberkahan akan mengikuti langkah mereka,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Limbung, Wiyono, menegaskan bahwa kebijakan ini lahir dari komitmen untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan. “Kami ingin membantu anak-anak dari keluarga tidak mampu agar tetap semangat belajar dan termotivasi untuk meraih prestasi lebih baik. Mudah-mudahan program ini bisa menjadi penyemangat bagi mereka untuk terus berjuang,” kata Wiyono.
Bupati Sujiwo berharap, kreativitas Desa Limbung dapat menginspirasi desa-desa lain di Kubu Raya untuk mengelola Dana Desa secara inovatif dan berpihak langsung pada masyarakat. “Ini seirama dengan kebijakan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya yang selalu mendorong pemerataan akses pendidikan. Saya ingin desa-desa lain juga punya program seperti Desa Limbung,” tutupnya. (ash)
Editor : Hanif