Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Bupati Sujiwo dan Bandara Supadio Akhiri Ketegangan, Siap Bangun Sinergi Baru

Ashri Isnaini • Jumat, 10 Oktober 2025 | 21:32 WIB
Bupati Kubu Raya Sujiwo dan GM Bandara Supadio, Maya Damayanti memberi keterangan pers usai pertemuan keduanya, Kamis (9/10).
Bupati Kubu Raya Sujiwo dan GM Bandara Supadio, Maya Damayanti memberi keterangan pers usai pertemuan keduanya, Kamis (9/10).

PONTIANAK POST - Hubungan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dan PT Angkasa Pura Indonesia, Kantor Cabang Bandara Internasional Supadio, berangsur membaik.

Setelah sempat tegang akibat penghentian pekerjaan pengecatan gapura oleh oknum yang mengatasnamakan pihak bandara, General Manager baru Bandara Supadio, Maya Damayanti, Kamis malam (9/10), melakukan silaturahmi ke ruang kerja Bupati Kubu Raya, Sujiwo.

Pertemuan berlangsung hangat. Sujiwo mengapresiasi inisiatif Maya yang baru tujuh hari menjabat.

Ia menilai langkah itu sebagai sinyal positif untuk membangun komunikasi yang lebih terbuka antara pemerintah daerah dan pengelola bandara.

“Kalau pun sebelumnya muncul kesan ‘perseteruan’ di media, itu hanya akumulasi dari berbagai hal yang menumpuk. Tapi saya percaya, setiap peristiwa pasti ada hikmahnya,” ujar Sujiwo.

Sujiwo menjelaskan, sejumlah persoalan sebelumnya muncul karena kurangnya komunikasi, mulai dari surat Kepala Desa Limbung yang tak dijawab sejak 2020, hingga kesulitan Masjid Agung Awaludin memperoleh izin akses lahan.

Puncak ketegangan terjadi ketika pengecatan gapura oleh Pemkab dihentikan oleh oknum yang mengaku dari bandara.

Namun, dengan kepemimpinan baru, Sujiwo optimistis hubungan kedua pihak akan lebih harmonis.

Ia menyebut Maya telah berkomitmen membangun sinergi positif dan membuka ruang kolaborasi.

“Bu Maya menyampaikan ingin bersinergi. Saya juga meminta maaf karena beliau baru seminggu menjabat tapi langsung menghadapi situasi tidak nyaman,” katanya.

Bupati menegaskan tidak ingin memperpanjang polemik, justru siap mendukung penataan kawasan Bandara Supadio sebagai wajah utama Kalimantan Barat.

“Bandara Supadio ini wajah Indonesia. Penumpang dari luar negeri seperti dari Kuching atau Kuala Lumpur akan menilai Kalbar dari kesan pertama di kawasan bandara,” ujarnya.

Pemerintah daerah, lanjut Sujiwo, siap berkolaborasi memperindah kawasan sekitar bandara bersama komunitas lokal dan pelaku usaha.

Selain aspek estetika, ia berharap sinergi juga dikembangkan untuk meningkatkan pendapatan asli daerah melalui kerja sama aset dan investasi.

Sementara itu, GM Bandara Supadio Maya Damayanti menyebut kunjungan silaturahmi tersebut sebagai bentuk penghormatan sekaligus komitmen untuk membangun kembali sinergi.

“Kami mohon maaf atas miskomunikasi yang sempat terjadi. Kejadian itu murni karena salah paham, bukan bentuk penolakan terhadap program pemerintah daerah,” ujarnya.

Maya menegaskan pihaknya siap mendukung langkah pembangunan Pemkab Kubu Raya, khususnya dalam mempercantik kawasan bandara agar lebih representatif sebagai gerbang utama Kalimantan Barat.

“Kami berharap pertemuan ini menjadi awal yang baik untuk hubungan yang lebih konstruktif dan saling mendukung,” pungkasnya.

 

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
#Maya Damayanti #aset #hubungan #bandara #sujiwo #angkasa pura #supadio #pontianak #damai #bupati #kubu raya