PONTIANAK POST — Gerakan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Kubu Raya kian menguat. Hingga kini, sebanyak 123 desa telah resmi memiliki Koperasi Desa Merah Putih yang seluruhnya berbadan hukum. Program ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat kemandirian desa sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat. Sekretaris Daerah Kabupaten Kubu Raya, Yusran Anizam, menegaskan koperasi-koperasi tersebut akan segera dioperasikan agar manfaatnya dapat langsung dirasakan warga. Ia menyebut koperasi desa berperan strategis sebagai penggerak ekonomi produktif di tingkat akar rumput.
“Semua kelembagaan koperasi sudah legal dan berbadan hukum, termasuk Nomor Induk Berusaha (NIB). Saat ini kami dorong percepatan operasional agar koperasi benar-benar menjadi tulang punggung ekonomi desa,” ujar Yusran usai peletakan batu pertama pembangunan gerai dan pergudangan Koperasi Merah Putih di Desa Punggur Besar, Kecamatan Sungai Kakap, Jumat (17/10).
Untuk memperkuat permodalan, Pemkab Kubu Raya menjalin kerja sama dengan sejumlah bank anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). “Alhamdulillah, bank-bank Himbara sudah berkomunikasi dengan kami untuk mendukung pembiayaan koperasi desa,” tambahnya.
Menurut Yusran, kehadiran koperasi desa menjadi langkah strategis menuju pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkeadilan. Melalui koperasi, masyarakat dapat terlibat langsung dalam kegiatan ekonomi produktif, menambah pendapatan, sekaligus membuka lapangan kerja baru. “Semoga Koperasi Desa Merah Putih segera beroperasi sesuai visi dan misi pemerintah untuk menumbuhkan ekonomi kerakyatan dan menyejahterakan masyarakat. Insyaallah, kami optimistis target itu bisa tercapai,” tegasnya.
Pemerintah kabupaten saat ini tengah menginventarisasi lahan di setiap desa untuk pembangunan gudang koperasi. Pembangunan di Desa Punggur Besar menjadi bagian dari program nasional pembangunan serentak 800 ribu koperasi desa dan kelurahan di seluruh Indonesia. Sementara itu, Komandan Kodim 1207/Pontianak, Letkol Inf Robbi Firdaus, menyatakan dukungan penuh terhadap pengembangan Koperasi Desa Merah Putih di Kubu Raya. Ia berharap keberadaan fasilitas gerai dan pergudangan dapat mengoptimalkan pelayanan koperasi bagi masyarakat.
“Harapan kami, koperasi ini dapat memudahkan masyarakat dalam mengakses kebutuhan ekonomi dan memperkuat kesejahteraan warga,” ujarnya. Robbi menambahkan, pembangunan koperasi juga melibatkan partisipasi aktif masyarakat melalui program karya bakti, sebagai wujud semangat gotong royong dalam membangun daerah. “Karya bakti ini menjadi bukti nyata kebersamaan warga dalam membangun Kubu Raya,” pungkasnya. (ash)
Editor : Hanif