SUNGAI RAYA – Di tengah masih terbatasnya akses air bersih di sejumlah wilayah pedesaan, kehadiran program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) membawa harapan baru bagi masyarakat Desa Pal IX, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya. Melalui pembangunan sumur bor, warga kini dapat menikmati sumber air bersih yang sebelumnya sulit diperoleh, terutama saat musim kemarau.
Ketua Tim Pengendali dan Pengawasan (PJO) Wasev TMMD ke-126, Mayjen TNI Drajad Brima Yoga meresmikan salah satu sumur bor hasil karya Satgas TMMD ke-126 Kodim 1207/Pontianak di Jalan Swadaya, Desa Pal IX, Jumat (24/10/). Peresmian dilakukan langsung di lokasi kegiatan, dan diikuti serentak melalui video conference dengan Kodim 1208/Sambas serta Kodim 1210/Landak.
Dalam keterangannya, Mayjen Drajad mengatakan bahwa program TMMD merupakan bentuk nyata komitmen TNI dalam membantu pemerintah daerah meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.
“TMMD hadir untuk membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama dalam memperbaiki perekonomian warga desa. Dengan adanya kegiatan ini, kualitas hidup masyarakat meningkat karena aktivitas mereka menjadi lebih lancar,” ujarnya.
Ia menambahkan, program Manunggal Air merupakan bagian penting dari TMMD yang sudah berjalan sejak lama, dan terbukti memberikan manfaat besar bagi masyarakat. “Program Manunggal Air sudah berjalan cukup lama, dan hingga kini terus berlanjut dengan baik. Semoga masyarakat dapat memanfaatkan air bersih ini untuk kehidupan sehari-hari,” tutupnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Kubu Raya Sujiwo, yang meninjau langsung peresmian program tersebut. Dalam sambutannya, Sujiwo menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan TNI Angkatan Darat (AD) terhadap pembangunan di wilayah Kubu Raya, khususnya dalam penyediaan air bersih bagi masyarakat desa.
“Atas nama pemerintah, dan rakyat Kabupaten Kubu Raya, kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan dukungan Bapak Asintel Kasad yang telah meninjau langsung kegiatan di lapangan. Ini bentuk nyata sinergi antara TNI, dan pemerintah daerah dalam membangun untuk kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Sujiwo menegaskan, program TMMD tidak hanya berdampak pada pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat kemanunggalan antara TNI dan rakyat. “TMMD ini bukan sekadar efisiensi anggaran, yang terpenting adalah kemanunggalan TNI dengan rakyat. Inilah semangat yang harus terus kita pelihara dalam membangun bangsa,” tegasnya.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kubu Raya berkomitmen terus mendukung, dan menganggarkan kegiatan TMMD serta karya bakti TNI setiap tahun. “Tahun ini kami sudah menganggarkan Rp1 miliar untuk TMMD, dan Rp11 miliar untuk karya bakti TNI. Tahun depan, kegiatan ini tetap menjadi prioritas karena manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” jelasnya.
Menurut Sujiwo, sinergi antara TNI, dan pemerintah daerah terbukti mempercepat pemerataan pembangunan di desa sekaligus menumbuhkan kembali semangat gotong royong masyarakat. “Yang luar biasa dari program ini adalah semangat kebersamaan antara TNI dan rakyat. Itu yang harus terus kita jaga sebagai kekuatan utama dalam membangun daerah,” tutupnya.
Program Manunggal Air merupakan salah satu kegiatan dalam TMMD ke-126 Kodim 1207/Pontianak yang difokuskan pada penyediaan akses air bersih bagi masyarakat. Diharapkan program ini dapat meningkatkan kesejahteraan, dan kualitas hidup warga di Desa Pal IX, dan sekitarnya. (bar/r)
Editor : Hanif