Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Sujiwo Klaim Normalisasi Drainase 100% Tekan Genangan Air di Kubu Raya

Ashri Isnaini • Sabtu, 6 Desember 2025 | 12:41 WIB

 

Sujiwo
Sujiwo

PONTIANAK POST  — Pemerintah Kabupaten Kubu Raya kini memusatkan perhatian pada tiga ancaman utama musim ini: banjir, puting beliung, dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Bupati Kubu Raya, Sujiwo, menegaskan bahwa upaya antisipasi terus dipacu, terutama melalui normalisasi saluran air yang menjadi kunci pencegahan banjir.

Sejak awal masa jabatannya, Jiwo (sapaan karibnya) menyebut, langkah normalisasi dilakukan secara agresif. “Dari mulai saya habis dilantik, kita langsung action. Hampir sekitar 75 persen kawasan sudah kita normalisasi. Kalau yang kewenangan kabupaten sudah 100 persen,” ujarnya, Jumat (5/12) di Sungai Raya.

Hasilnya mulai terlihat. Meski curah hujan belakangan meningkat, sejumlah titik langganan banjir kini tidak lagi tergenang. “Saya meyakini akan terjadi penurunan. Saya prediksi sampai 80 persen. Kemarin saya cek di beberapa titik, curah hujan agak tinggi, enggak ada banjirnya,” kata Sujiwo optimistis.

Selain banjir, ancaman karhutla juga menjadi perhatian serius. Luasnya area perkebunan kelapa sawit di Kubu Raya membuat risiko kebakaran lahan semakin tinggi. Karena itu, Sujiwo mendorong kerja sama erat antara pemerintah dan perusahaan-perusahaan perkebunan untuk mengantisipasi potensi bencana.

“Tidak mungkin kita mencabut sawit yang sudah tertanam. Artinya ini juga harus kami jaga. Tetapi saya akan membangun komunikasi dengan manajemen perusahaan-perusahaan supaya kita mengambil langkah strategis mengantisipasi banjir dan karhutla,” jelasnya.

Jiwo mengakui bahwa tanaman sawit memiliki karakter rakus air dan kurang efektif sebagai area resapan saat hujan deras. Namun, sektor tersebut juga memegang peranan penting bagi ekonomi masyarakat.

Karena itu, ia menekankan perlunya pendekatan seimbang: menjaga produktivitas perkebunan sambil memperkuat mitigasi bencana. “Maka perkebunan sawit di Kubu Raya tetap akan kita jaga, kita rawat, kita beri atensi. Tetapi kita akan berkolaborasi untuk mengatasi potensi bencana di Kabupaten Kubu Raya,” tutup Bupati. (ash)

Editor : Hanif
#sujiwo #Pemkab Kubu Raya #normalisasi drainase #genangan air #turun drastis