PONTIANAK POST – Bupati Kubu Raya, Sujiwo, menilai investasi memiliki peran penting dalam pembangunan ekonomi daerah. Investasi menjadi salah satu strategi untuk memperkuat pendapatan asli daerah (PAD).
Sujiwo mengatakan pemerintah daerah harus semakin kreatif dan inovatif. Upaya tersebut diperlukan untuk menggali sumber-sumber PAD di tengah dinamika kebijakan pemerintah pusat.
Menurutnya, kepala daerah tidak bisa hanya bergantung pada transfer dari pusat. Pemerintah daerah harus mampu menciptakan iklim investasi yang sehat dan berkelanjutan.
“Beberapa kebijakan pemerintah pusat menuntut kepala daerah untuk berpikir keras. Kita harus bekerja ekstra mencari sumber pendapatan daerah. Salah satunya dengan menjaga dan mengembangkan investasi,” ujar Sujiwo, Jumat (12/12).
Pernyataan itu disampaikan usai meresmikan Gerai Ligo Market di Desa Kuala Dua, Kecamatan Sungai Raya. Ia menilai kehadiran gerai tersebut menandai meningkatnya investasi ritel modern di Kubu Raya.
Dalam beberapa waktu terakhir, Kubu Raya dinilai terus menjadi tujuan investasi. Investasi tersebut masuk ke sektor perdagangan maupun industri.
Sebelumnya, Sujiwo juga meresmikan operasional pabrik PT ATP Bio Indonesia. Pabrik tersebut berlokasi di Desa Jawa Tengah, Kecamatan Sungai Ambawang.
Perusahaan itu bergerak di bidang pengolahan limbah cangkang sawit. Limbah tersebut diolah menjadi biokokas yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomi tinggi.
“Kubu Raya tidak hanya menarik bagi investasi ritel. Daerah ini juga diminati industri berbasis energi terbarukan,” ujarnya.
Sujiwo menegaskan pemerintah daerah berkomitmen memberikan dukungan maksimal kepada investor. Ia menyebut investasi berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Dampak lainnya adalah terciptanya lapangan kerja baru. Investasi juga berkontribusi pada peningkatan PAD.
“Saya akan pasang badan untuk investasi. Kami memang sangat membutuhkan investasi,” tegasnya.
Ia meminta seluruh jajaran pemerintah daerah menjaga kepercayaan publik. Pelayanan yang baik dan kepastian hukum harus terus dijaga.
“Saya merasakan kepercayaan publik mulai tumbuh. Ini harus kita jaga bersama,” katanya.
Sujiwo mencontohkan manfaat investasi bagi kas daerah. Aktivitas usaha akan berdampak pada pajak dan retribusi.
“Restoran yang ramai menghasilkan pajak restoran. Hotel yang penuh menghasilkan pajak hotel. Parkir yang ramai juga menghasilkan pajak dan retribusi,” jelasnya.
Selain PAD, investasi juga memberi manfaat sosial. Di antaranya penyerapan tenaga kerja lokal dan pelaksanaan program tanggung jawab sosial perusahaan.
“Atas nama pemerintah dan masyarakat Kubu Raya, kami membuka diri bagi siapa pun yang ingin berinvestasi,” pungkasnya. (ash)
Editor : Hanif