Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Wakil Ketua DPRD Kubu Raya Akui Masih Banyak Desa Alami Blank Spot Internet di Wilayah Pesisir

Ashri Isnaini • Senin, 15 Desember 2025 | 14:56 WIB
Jainal Abidin
Jainal Abidin

PONTIANAK POST -Wakil Ketua DPRD Kubu Raya, Jainal Abidin, mengakui masih banyak desa di Kabupaten Kubu Raya yang belum terjangkau jaringan internet. Kondisi ini menyebabkan terjadinya blank spot di sejumlah wilayah.

Menurut Jainal, luas wilayah Kubu Raya menjadi salah satu faktor penyebab utama. Wilayah tersebut terpecah-pecah, mulai dari kawasan pesisir hingga sebagian wilayah perkotaan.

Ia menyebut hampir 60 persen wilayah Kabupaten Kubu Raya merupakan kawasan pesisir. Secara geografis, wilayah ini sulit dijangkau oleh infrastruktur jaringan.

Akibatnya, sejumlah desa hingga kini belum memiliki akses internet yang memadai. Kondisi tersebut, kata dia, perlu menjadi perhatian bersama.

“Hampir 60 persen wilayah Kubu Raya adalah kawasan pesisir. Ada beberapa desa yang memang belum memiliki akses internet,” ujar Jainal Abidin, Minggu (14/12), di Sungai Raya.

Jainal menilai keterbatasan jaringan internet tidak bisa dilepaskan dari persoalan ketersediaan listrik. Internet dan listrik disebutnya sebagai dua kebutuhan dasar yang saling berkaitan.

“Jika berbicara soal internet, tentu tidak terlepas dari listrik. Keduanya adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan,” tegasnya.

Karena itu, ia mendorong Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mengoptimalkan kolaborasi lintas sektor. Kerja sama tersebut terutama dengan PT PLN.

Langkah ini diperlukan untuk memastikan pasokan listrik menjangkau wilayah terpencil di Kubu Raya. Dengan tersedianya listrik, pembangunan infrastruktur internet diyakini akan lebih mudah direalisasikan.

“Kita berharap Pemprov Kalbar bekerja sama dengan PLN untuk menyuplai listrik ke wilayah terpencil. Jika listrik sudah ada, akses internet tentu bisa menyusul,” ujarnya.

Selain itu, Jainal juga menyoroti program internet gratis yang pernah digaungkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. Ia berharap program tersebut benar-benar menyasar desa-desa pesisir.

Menurutnya, akses internet akan berdampak positif terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia. Internet membuka akses informasi, pendidikan, dan peluang ekonomi bagi masyarakat desa.

“Saya berharap dengan adanya internet gratis, wawasan masyarakat desa pesisir semakin bertambah. Mereka tidak tertinggal dari wilayah lain,” pungkasnya. (ash)

Editor : Hanif
#DPRD KUBU RAYA #internet desa #wilayah pesisir #Blank Spot #kubu raya