Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Pemkab Kubu Raya Siapkan Keraton Kubu sebagai Destinasi Wisata Sejarah dan Religi

Ashri Isnaini • Jumat, 19 Desember 2025 | 13:45 WIB
TINJAU: Bupati Kubu Raya Sujiwo bersama Anggota Komisi V DPR RI Syarif Abdullah Alkadrie meninjau situs cagar budaya Keraton Kerajaan Kubu.
TINJAU: Bupati Kubu Raya Sujiwo bersama Anggota Komisi V DPR RI Syarif Abdullah Alkadrie meninjau situs cagar budaya Keraton Kerajaan Kubu.

PONTIANAK POST – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya mulai mematangkan pengembangan destinasi wisata berbasis sejarah dan religi di Kecamatan Kubu. Komitmen tersebut ditandai dengan kunjungan kerja Bupati Kubu Raya, Sujiwo, bersama Anggota Komisi V DPR RI, Syarif Abdullah Alkadrie, ke situs cagar budaya Keraton Kerajaan Kubu, Rabu (17/12).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong pemanfaatan potensi sejarah dan keagamaan di Kecamatan Kubu. Langkah ini sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam pengembangan kawasan strategis pariwisata.

Bupati Kubu Raya Sujiwo mengatakan kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk mempercepat realisasi pembangunan berkelanjutan di sekitar Keraton Kerajaan Kubu. Ia mengakui pengembangan kawasan sempat tertunda akibat kebijakan penghematan melalui Instruksi Presiden Nomor 01.

Meski demikian, Sujiwo optimistis program tersebut dapat kembali dilanjutkan. “Ini merupakan tindak lanjut dari survei sebelumnya yang sempat tertunda. Kami ingin menjadikan Kubu, khususnya kawasan sekitar keraton dan makam, sebagai kota pusaka yang memadukan nilai sejarah, budaya, dan keagamaan,” kata Sujiwo.

Ia menjelaskan, pengembangan kawasan Keraton Kerajaan Kubu akan difokuskan pada dua nilai utama. Pertama, keraton sebagai simbol sejarah pemerintahan Kubu Raya yang dahulu merupakan wilayah swapraja dengan sistem pemerintahan sendiri. Kedua, keberadaan makam Yang Mulia Tuan Besar Syarif Idrus yang memiliki nilai sejarah sekaligus religius bagi masyarakat. “Potensinya sangat besar, tidak hanya bagi wisatawan lokal, tetapi juga mancanegara,” ujarnya.

Sujiwo menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan infrastruktur penunjang, khususnya akses jalan. Ia meyakini penataan kawasan dan peningkatan kualitas infrastruktur akan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat. “Bahkan saat ini pengunjung sudah cukup banyak, mulai dari Brunei, Malaysia, Banjar, hingga Kalimantan Tengah. Jika kawasan ini ditata dengan baik, dampaknya akan sangat positif bagi perekonomian Desa Kubu,” paparnya.

Dalam kunjungan tersebut, Sujiwo juga berziarah ke makam pendiri Kerajaan Kubu, Syarif Idrus Alaydrus. Ia menegaskan perhatian Pemkab terhadap pelestarian cagar budaya di berbagai kecamatan. Salah satunya melalui rencana pemugaran Masjid Besar Khairussa’adah di Kecamatan Kubu.

“Pemkab berkomitmen menjaga nilai-nilai sejarah sekaligus mempercepat pembangunan di Kecamatan Kubu,” tegasnya. Ia menambahkan, pemugaran masjid tidak hanya bertujuan melestarikan cagar budaya dan keagamaan. Langkah tersebut juga menjadi bentuk penghormatan kepada masyarakat setempat.

Anggota Komisi V DPR RI, Syarif Abdullah Alkadrie, mengaku bersyukur dapat melihat langsung Keraton Kerajaan Kubu. Menurutnya, keraton tersebut memiliki nilai historis tinggi sebagai cikal bakal pemerintahan di wilayah Kubu Raya. “Dengan adanya keraton ini, kita diingatkan bahwa dulu pernah berdiri suatu pemerintahan di sini,” ujar Syarif. (ash)

Editor : Hanif
#wisata sejarah #cagar budaya #sujiwo #komisi v dpr ri #kubu raya