Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Ruang Publik Kuala Batang Diresmikan, Sujiwo Dorong Jadi Motor Ekonomi Warga

Ashri Isnaini • Senin, 22 Desember 2025 | 15:37 WIB
RUANG PUBLIK: Suasana Ruang Publik Kuala Batang di Desa Kubu, Kecamatan Kubu, sebagai ruang interaksi dan penggerak ekonomi warga, Rabu (17/12) malam.
RUANG PUBLIK: Suasana Ruang Publik Kuala Batang di Desa Kubu, Kecamatan Kubu, sebagai ruang interaksi dan penggerak ekonomi warga, Rabu (17/12) malam.

PONTIANAK POST – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya kembali mendorong ruang publik sebagai lokomotif ekonomi rakyat. Kali ini, Ruang Publik Kuala Batang di Desa Kubu, Kecamatan Kubu, resmi dibuka. Peresmian dilakukan langsung Bupati Kubu Raya Sujiwo, Rabu (17/12) malam. Berada di kawasan strategis tepian sungai, ruang publik ini langsung menyita perhatian masyarakat setempat yang memadati lokasi.

Sujiwo menilai, Ruang Publik Kuala Batang memiliki potensi besar jika dikelola secara serius dan berkelanjutan. Menurutnya, ruang publik harus memberi manfaat nyata, bukan hanya fungsi estetika. “Alhamdulillah, ruang publik ini keren banget dan lokasinya strategis. Tinggal bagaimana kita mengelolanya dengan baik supaya manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Sujiwo.

Pada kesempatan tersebut, Sujiwo juga menyerahkan bantuan penunjang operasional berupa tenda, meja, kursi, serta tempat sampah. Bantuan itu diharapkan mendukung aktivitas warga dan pelaku usaha kecil yang mulai memanfaatkan kawasan tersebut.

Pemerintah daerah, lanjut Sujiwo, memastikan pembangunan dan penataan Ruang Publik Kuala Batang akan berlanjut pada tahun depan. Sejumlah pengembangan telah disiapkan, mulai dari pembangunan pagar, jalur pedestrian, penurapan lahan, hingga penanaman pohon peneduh berukuran besar. “Tahun depan kita upayakan ada pagar dan jalur pedestrian. Lahannya juga perlu diturap. Saya juga siapkan pohon peneduh yang sudah besar agar kawasan ini cepat teduh dan nyaman,” jelasnya.

Sujiwo menegaskan, ruang publik tidak boleh berhenti sebagai tempat berkumpul semata. Ia mendorong agar kawasan tersebut menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat sekitar. Saat ini, tercatat sudah belasan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang mulai berjualan di Ruang Publik Kuala Batang. “Ini bisa menjadi sumber pendapatan asli desa (PADes), misalnya dari parkir atau retribusi kebersihan yang wajar. Yang paling penting adalah perputaran ekonomi warga,” tegasnya.

Ruang Publik Kuala Batang menjadi ruang publik ketujuh yang diresmikan Sujiwo selama menjabat Bupati Kubu Raya. Ia mencontohkan keberhasilan ruang publik sebelumnya, seperti Tugu Pesawat dan Dermaraja, yang mampu menciptakan efek berganda signifikan bagi perekonomian masyarakat. “Di Tugu Pesawat, akhir pekan pengunjung bisa mencapai ribuan orang. Perputaran uangnya besar dan ratusan UMKM hidup dari sana. Harapan saya, Kuala Batang juga berkembang seperti itu,” ungkapnya.

Dalam rangkaian kunjungan kerja di Kecamatan Kubu, Sujiwo sebelumnya juga meninjau Jembatan Gantung Kubu bersama Anggota Komisi V DPR RI Syarif Abdullah Alkadrie, Rabu pagi (16/12). Jembatan tersebut belum berfungsi optimal karena minimnya infrastruktur pendukung. Keduanya sepakat mempercepat penyelesaian akses pendukung agar jembatan dapat difungsikan maksimal pada tahun depan. (ash)

Editor : Hanif
#UMKM Lokal #ruang publik #wisata sungai #kubu raya #Desa Kubu