Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Bundaran Gaforaya Jadi Ruang Publik, Sujiwo Siapkan Lokasi Alternatif bagi UMKM

Ashri Isnaini • Sabtu, 27 Desember 2025 | 12:08 WIB

 

Sujiwo
Sujiwo

PONTIANAK POST – Peresmian Bundaran Gaforaya yang akan digelar pada malam Tahun Baru 2026 memicu antusiasme warga untuk berdagang di sekitarnya. Menyikapi hal itu, Bupati Kubu Raya Sujiwo menegaskan bundaran tersebut merupakan ruang publik yang pengelolaannya harus tertib dan sesuai peruntukan. Karena itu, hingga saat ini Pemerintah Kabupaten Kubu Raya belum memberikan izin bagi warga untuk berjualan di areal bundaran tersebut.

“Belum kita izinkan (berjualan di sekitar bundaran). Tapi insyaallah ini memang untuk ruang publik. Kalau untuk jualan, nanti kita siapkan itu di areal Tugu Pesawat atau Taman Dirgantara Lanud Supadio. Di Tugu Pesawat kan sedang kita perlebar areanya,” ujar Sujiwo, Jumat (26/12) di Sungai Raya.

Sebagai bentuk perhatian terhadap aspirasi masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), Sujiwo menyatakan pemerintah daerah telah menyiapkan lokasi-lokasi alternatif yang dinilai lebih tepat. Prioritas akan diberikan kepada pelaku UMKM dari kalangan masyarakat kurang mampu yang membutuhkan dukungan pemerintah.

“Jadi kalau ada masyarakat yang benar-benar tidak mampu, dia pelaku UMKM, dia perlu uluran tangan dari pemerintah, saya akan prioritaskan untuk di Tugu Pesawat. Saya akan sampaikan kepada pengelolanya,” jelasnya.

Selain Tugu Pesawat, Sujiwo mengungkapkan pemerintah daerah juga tengah mengembangkan sejumlah kawasan lain untuk mendukung pertumbuhan UMKM di Kubu Raya. Salah satunya di kawasan Sungai Raya Dalam, di mana pemerintah sedang mencari dan menyiapkan areal-areal yang dapat dimanfaatkan sebagai pusat kegiatan UMKM.

“Karena memang sekarang UMKM sedang menggeliat di mana-mana, yang tentunya saya sebagai pemerintah harus memberikan perhatian. UMKM itu kan warga menengah ke bawah, mereka banyak yang memang ketika ingin berdagang, urusannya adalah untuk perut,” ucapnya.

Sujiwo pun menegaskan dirinya selalu terbuka terhadap masukan dan aspirasi masyarakat. Dia mempersilakan warga untuk menyampaikan langsung keinginan maupun keluhan mereka melalui berbagai saluran komunikasi.

“Saya kan aktif di media sosial, saya di kantor juga tidak pernah menolak siapa pun tamu. Silakan kalau ada yang ingin berkomunikasi,” tutupnya. (ash)

Editor : Hanif
#Bundaran Gaforaya #Bupati Kubu Raya #UMKM #lokasi alternatif #sujiwo #ruang publik