PONTIANAK POST — Jalan poros ekonomi, Desa Rasau Jaya II, Kecamatan Rasau Jaya pada Kamis (8/1) diresmikan Pangdam XII Tanjungpura, Mayjen TNI Jamallulael bersama Bupati Kubu Raya, Sujiwo. Ruas jalan sepanjang 3,5 kilometer yang dibangun dengan program Karya Bakti TNI tersebut diharapkan menjadi penggerak ekonomi baru masyarakat Kubu Raya.
Usai peresmian, Pangdam XII Tanjungpura, Mayjen TNI Jamallulael, mengatakan pembangunan jalan ini merupakan hasil kolaborasi antara Kodam XII Tanjungpura dengan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya melalui program Karya Bakti. “Program ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata TNI Angkatan Darat dalam mendukung percepatan pembangunan daerah,” ujarnya.
Jamallulael menyebutkan, konsep Karya Bakti berawal dari diskusi sederhana bersama Bupati Kubu Raya. Saat itu, TMMD tidak memungkinkan dilaksanakan karena keterbatasan waktu, sehingga dipilihlah Karya Bakti sebagai solusi.
“Hasilnya luar biasa. Dengan anggaran yang sama, yang sebelumnya hanya mampu membangun 1,7 kilometer, melalui Karya Bakti bisa mencapai sekitar 3,5 kilometer,” ujarnya.
Dia pun mengapresiasi kepercayaan Pemkab Kubu Raya yang memberi ruang bagi TNI, khususnya Kodam XII/Tanjungpura, untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah.
“Saya ucapkan terima kasih kepada Pak Bupati yang telah memberikan kesempatan kepada kami, TNI Angkatan Darat yang berada di sini, untuk bisa bersama-sama membangun wilayah tempat kami juga tinggal, yaitu Kabupaten Kubu Raya dan tentunya pembangunan jalan ini berdampak langsung bagi masyarakat,” ucapnya.
Jamallulael menegaskan, program Karya Bakti tidak akan berhenti di Kecamatan Rasau Jaya. Kodam XII Tanjungpura, kata dia, berkomitmen untuk terus membantu pemerintah daerah dalam melaksanakan program-program pembangunan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kami berkomitmen dari kodam untuk setiap saat membantu program-program pemerintah yang tujuannya untuk kesejahteraan masyarakat. Selama itu untuk kepentingan rakyat, kami pasti mendukung,” tegas Jamallulael.
Sementara itu, Bupati Kubu Raya, Sujiwo, juga mengungkapkan apresiasi dan terima kasih kepada Pangdam XII Tanjungpura beserta seluruh jajaran atas kolaborasi yang telah terjalin, baik melalui program Karya Bakti maupun TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).
“Atas nama pemerintah dan masyarakat Kubu Raya, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang tak terhingga. Kolaborasi ini sangat membantu percepatan pembangunan daerah,” katanya.
Sujiwo mengakui, mekanisme pembangunan melalui Karya Bakti memberikan efektivitas dan efisiensi anggaran yang sangat signifikan. Dengan spesifikasi dan anggaran yang sama, pola kontraktual hanya mampu membangun jalan sepanjang sekitar 1,7 kilometer. Namun melalui Karya Bakti, pembangunan dapat mencapai 3,5 kilometer.
“Bayangkan, hampir dua kali lipat lebih. Inilah yang membuat saya sebagai kepala daerah sangat tertarik. Setiap tahun kita pastikan akan ada program Karya Bakti lainnya, selain pembangunan jalan poros melalui mekanisme kontraktual,” ujarnya.
Sujiwo menegaskan, jalan poros ekonomi yang telah dibangun akan memicu pergerakan ekonomi masyarakat. Akses transportasi yang lebih baik diyakini akan membuka peluang usaha baru, meningkatkan pertumbuhan ekonomi, serta berdampak langsung pada kesejahteraan warga.
“Kalau ekonomi bergerak, peluang usaha akan muncul. Kesejahteraan meningkat, kualitas pendidikan dan kesehatan ikut membaik, dan pengangguran pun akan berkurang,” jelasnya.
Mengenai pemeliharaan infrastruktur, Sujiwo menyebut Pemerintah Kabupaten Kubu Raya ke depan akan melibatkan pihak swasta. Menurutnya, pelibatan swasta penting karena mereka juga memanfaatkan keberadaan jalan poros ekonomi tersebut.
“Pola ini juga akan kita terapkan di beberapa ruas jalan poros lainnya. Pihak swasta harus ikut terlibat dalam pemeliharaan karena mereka juga merasakan manfaatnya,” pungkas Sujiwo. (ash)
Editor : Hanif