Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Kronologi Gudang Produksi Kasur di Sungai Raya Ludes Terbakar, Api Diduga Berasal dari Tumpukan Busa

Ashri Isnaini • Rabu, 4 Maret 2026 | 14:40 WIB

Petugas memadamkan api Gudang produksi kasur PT Putra Borneo Barat di kawasan Pabrik Olympic, Jalan Adi Sucipto, Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya Selasa (2/3) malam.
Petugas memadamkan api Gudang produksi kasur PT Putra Borneo Barat di kawasan Pabrik Olympic, Jalan Adi Sucipto, Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya Selasa (2/3) malam.

PONTIANAK POST – Gudang produksi kasur PT Putra Borneo Barat di kawasan Pabrik Olympic, Jalan Adi Sucipto, Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya, ludes terbakar, Selasa malam, (3/3). Kobaran api disertai asap hitam pekat menyelimuti area pabrik sempat memicu kepanikan karyawan dan warga sekitar.

Kapolsek Sungai Raya, AKP Hariyanto melalui Kepala Sub Seksi Penerangan Masyarakat Polres Kubu Raya, Aiptu Ade, mengatakan kobaran api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 20.15 WIB. “Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” kata Ade, Rabu (4/3) di Sungai Raya.

Kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 18.50 WIB. Seorang karyawan mendapati kepulan asap mencurigakan melalui monitor kamera pengawas (CCTV) di dalam gudang produksi.

“Saksi melihat adanya kepulan asap melalui monitor CCTV, lalu langsung melakukan pengecekan ke lokasi,” ujar Ade.

Saat tiba di dalam gudang, saksi mendapati api telah merambat pada tumpukan balok busa hasil produksi. Material busa yang mudah terbakar membuat api cepat membesar. Upaya pemadaman awal sempat dilakukan menggunakan alat pemadam api ringan (APAR), namun tidak mampu menahan laju api.

Sekitar pukul 19.00 WIB, tim pemadam kebakaran dari unit Redam 22 dan Pemadam Kebakaran Pemerintah Kabupaten Kubu Raya tiba di lokasi. Petugas dibantu karyawan dan warga sekitar berupaya melokalisasi api agar tidak menjalar ke bangunan lain di kawasan industri tersebut.

Menurut Ade, proses pemadaman berlangsung lebih dari satu jam. Api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan pada pukul 20.15 WIB. Selama proses berlangsung, aparat kepolisian turut mengamankan lokasi untuk memastikan situasi tetap kondusif.

“Situasi di lokasi terpantau aman dan terkendali selama proses pemadaman,” katanya.

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi. Dugaan awal, sumber api berasal dari tumpukan material busa di dalam gudang yang mudah tersulut.

Pihak perusahaan masih melakukan pendataan untuk menghitung total kerugian materiil. Aparat belum dapat memastikan nilai kerugian akibat insiden tersebut.

Menyusul kejadian ini, Polres Kubu Raya mengimbau para pelaku usaha, khususnya di sektor manufaktur dengan bahan baku mudah terbakar, agar memperketat standar keselamatan kerja. Pemeriksaan instalasi listrik secara berkala serta kesiapan alat pemadam kebakaran dinilai penting untuk mencegah risiko serupa.

“Setiap perusahaan harus memastikan sistem pengamanan dan standar keselamatan kerja berjalan optimal, termasuk pengecekan instalasi listrik secara berkala serta kesiapan alat pemadam kebakaran guna mencegah kejadian serupa,” pungkas Ade. (ash)

Editor : Miftahul Khair
#kebakaran #selidiki #gudang #kronologi #sungai raya #kubu raya #kasur