PONTIANAK POST — Bupati Kubu Raya, Sujiwo menyerahkan bantuan paket sembako kepada 50 penyandang disabilitas di Kantor Bupati Kubu Raya, Jumat, (13/3). Bantuan itu merupakan bagian dari kegiatan berbagi yang rutin dia lakukan setiap Ramadan.
“Ini memang setiap tahun menjadi agenda saya. Bulan suci Ramadan adalah momentum untuk saling berbagi,” kata Sujiwo usai menyerahkan bantuan.
Menurut dia, sebagian penerima bantuan merupakan difabel yang tidak memiliki pekerjaan karena keterbatasan kondisi fisik. Karena itu, pemerintah daerah berupaya menyiapkan langkah yang lebih sistematis agar kelompok tersebut memperoleh perhatian negara.
“Kami sedang memikirkan regulasi yang benar-benar menyasar mereka agar mendapat atensi dari negara,” ujar Sujiwo.
Dia mengatakan kegiatan berbagi yang digagasnya sejak sembilan tahun lalu kini semakin banyak mendapat dukungan dari berbagai pihak. Pada tahun ini, sejumlah donatur ikut terlibat dalam penyaluran bantuan.
“Biasanya kegiatan ini saya lakukan sendiri. Kali ini lebih spesial karena dibantu teman-teman dari Perumdam Tirta Raya, Bank Kalbar, dan beberapa sahabat lainnya. Karena itu kami tidak menggunakan APBD,” ungkapnya.
Bersama para donatur, Sujiwo pun menargetkan pengumpulan 35 ribu paket sembako. Hingga kini, sekitar 27 ribu paket telah terkumpul dan didistribusikan ke sembilan kecamatan di Kubu Raya.
Penerima bantuan berasal dari berbagai kelompok masyarakat, antara lain pengemudi ojek daring, relawan pemadam kebakaran, petugas kebersihan, porter bandara, difabel, hingga pramukantor atau office boy. Bantuan juga menyasar sopir taksi bandara, juru parkir, fakir miskin, serta janda kurang mampu.
“Bahkan kami juga melakukan bedah rumah. Semua itu hasil kolaborasi dengan banyak pihak yang memiliki kepedulian,” kata Sujiwo.
Usai menyerahkan bantuan kepada para difabel, Sujiwo melanjutkan kegiatan dengan membagikan paket sembako kepada para pengemudi transportasi daring yang beroperasi di kawasan Bandara Internasional Supadio.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung di area bandara. Para pengemudi ojek dan taksi daring yang sehari-hari mangkal di kawasan tersebut tampak antusias menerima paket sembako.
Sujiwo menilai, pengemudi transportasi daring memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat, terutama bagi penumpang yang datang dan berangkat melalui Bandara Supadio.
“Para pengemudi daring ini setiap hari bekerja keras melayani masyarakat. Di bulan Ramadan ini kami ingin berbagi agar bisa sedikit meringankan kebutuhan mereka dan keluarga,” ujarnya.
Dia menilai Ramadan menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian sosial sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat.
Bantuan sembako yang disalurkan berisi sejumlah kebutuhan pokok yang diharapkan dapat membantu kebutuhan rumah tangga para pengemudi selama Ramadan
Sejumlah pengemudi daring yang menerima bantuan mengaku bersyukur atas perhatian tersebut. Mereka menilai bantuan itu sangat berarti di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang bagi pekerja transportasi berbasis aplikasi.
“Tentunya kami dari Pemerintah Kabupaten Kubu Raya berharap kegiatan berbagi selama Ramadan dapat memperkuat solidaritas sosial sekaligus memastikan berbagai lapisan masyarakat turut merasakan manfaatnya,” pungkasnya.(ash)
Editor : Hanif