PONTIANAK POST — Pemerintah Kabupaten Kubu Raya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui pemetaan wilayah rawan serta penyiapan sarana dan prasarana.
Sekretaris Daerah Kubu Raya, Yusran Anizam, mengatakan ancaman karhutla meningkat seiring indikasi fenomena El Nino yang berpotensi memicu kemarau panjang.
“Potensi karhutla sangat besar, apalagi kita akan menghadapi musim kering yang panjang,” ujarnya, Selasa (7/4).
Ia menjelaskan, pemerintah daerah telah memetakan titik rawan kebakaran di sejumlah kecamatan sebagai dasar penyusunan strategi pencegahan dan penanganan.
Baca Juga: KJRI Kuching dan Pemkot Singkawang Bahas Rute Penerbangan untuk Perkuat Konektivitas Ekonomi
Selain itu, dukungan infrastruktur juga diperkuat melalui pembangunan embung dan normalisasi sekat kanal guna memastikan ketersediaan sumber air saat pemadaman.
“Kita siapkan embung dan normalisasi kanal sebagai sumber air,” katanya.
Yusran menegaskan, penanganan karhutla membutuhkan keterlibatan semua pihak. Sosialisasi kepada masyarakat terus dilakukan agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Namun, penegakan hukum tetap diterapkan jika imbauan diabaikan.
“Kalau persuasif tidak cukup, penindakan hukum akan dilakukan,” tegasnya.
Dengan langkah tersebut, pemerintah daerah berharap dapat menekan potensi karhutla sebelum puncak musim kemarau. (ash)
Editor : Hanif