PONTIANAK POST – Bupati Kubu Raya, Sujiwo, memastikan proyek air bersih senilai Rp93 miliar yang bersumber dari APBN akan dikawal ketat agar berjalan sesuai mekanisme dan prosedur. Ia menargetkan distribusi air bersih ke masyarakat Kubu Raya dapat mengalir lebih lancar mulai tahun depan.
Menurut Sujiwo, pelayanan air bersih merupakan kebutuhan vital yang berdampak langsung terhadap kesehatan masyarakat dan iklim investasi daerah. “Pelayanan air bersih itu posisinya kedua setelah infrastruktur. Dampaknya ke kesehatan dan investasi. Jadi harus saya beri atensi maksimal,” kata Sujiwo melalui laman resminya.
Ia memastikan seluruh tahapan proyek dilaksanakan sesuai petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis, termasuk penggunaan material yang berkualitas dan memiliki daya tahan sesuai standar regulasi.
“Pengadaan produknya pun berkualitas dan punya ketahanan,” ujarnya.
Baca Juga: Kelenteng Tengah Laut Kubu Raya Masuk Nominasi API Award 2026 Kategori Destinasi Unik
Sujiwo menambahkan, pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Arang Limbung di Kecamatan Sungai Raya akan diselesaikan secara bertahap.
“Insyaallah tahun depan pelayanan air bersih di Sungai Raya dan sekitarnya akan lebih baik, lebih bersih, dan lebih kencang,” ucapnya.
Sementara untuk proyek air bersih B2B di Kecamatan Sungai Kakap, Sujiwo menargetkan layanan optimal dapat dirasakan masyarakat pada pertengahan 2027.
“Kami akan bekerja keras semaksimal mungkin agar layanan air bersih benar-benar dapat diberikan secara baik kepada seluruh masyarakat Kubu Raya,” tegasnya.
Untuk mendukung upaya tersebut, Sujiwo melakukan kunjungan kaji terap ke Badan Pengusahaan (BP) Batam, Kepulauan Riau, Rabu (6/5/2026). Kunjungan itu difokuskan pada peningkatan kinerja Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Raya Kubu Raya.
Baca Juga: Jalur Perbatasan Kalbar Kembali Disusupi Narkoba, Polisi Amankan 2 Kg Sabu
“Kami ingin memberikan pelayanan air minum dan air bersih terbaik untuk masyarakat. Sebelum skema B2B operasional, khususnya di Kecamatan Sungai Kakap bersama PT Rafa, kami harus memperbanyak referensi,” katanya.
Rombongan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya diterima langsung Direktur Badan Usaha Sistem Pelayanan Air Minum (SPAM) BP Batam. Dalam pertemuan tersebut, rombongan memperoleh sejumlah masukan konstruktif yang dinilai dapat diterapkan di Perumdam Tirta Raya Kubu Raya.
Merespons hal itu, Sujiwo meminta Direktur Perumdam dan kepala perangkat daerah terkait terus memperkuat pendampingan dan memperluas referensi pengelolaan layanan air bersih.
“Kolaborasi lintas perangkat daerah ini sangat penting untuk membangkitkan dan meningkatkan kinerja Perumdam,” ujarnya.
Sebelumnya, pada Selasa (5/5/2026), Sujiwo selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM) Perumdam Tirta Raya Kubu Raya juga melakukan kunjungan kerja ke PT Anugerah Tirta Indonesia di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau. (mrd)
Editor : Hanif