PONTIANAK POST – Bupati Kubu Raya, Sujiwo, menegaskan komitmennya untuk memastikan pengelolaan anggaran daerah berjalan transparan, akuntabel, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Meski Pemerintah Kabupaten Kubu Raya kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI untuk ke-12 kalinya secara berturut-turut, capaian tersebut tidak boleh membuat pemerintah daerah berpuas diri.
Sujiwo menyampaikan hal itu saat menghadiri rapat paripurna penyampaian pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kabupaten Kubu Raya Tahun Anggaran 2025 di Ruang Sidang DPRD Kubu Raya, Senin (15/6).
“Ini merupakan pelaksanaan amanat regulasi, di mana kepala daerah wajib menyampaikan laporan pertanggungjawaban, terutama terkait keuangan daerah setelah mendapatkan hasil pemeriksaan dari BPK RI,” kata Sujiwo.
Sujiwo menilai opini WTP bukan hanya pencapaian administratif, melainkan juga tanggung jawab untuk terus memperbaiki tata kelola pemerintahan. Menurutnya, predikat tersebut harus menjadi motivasi agar pengelolaan keuangan daerah dilakukan dengan lebih hati-hati dan berorientasi pada kepentingan publik.
Baca Juga: Kemenkum Kalbar Percepat Penyelesaian Aset Tanah Eks Kebun Binatang Kubu Raya, Libatkan BPKP dan BPN
“Opini WTP itu bukan suatu akhir perjuangan. Kita harus tetap penuh kehati-hatian dan tidak boleh lengah agar opini ini tetap dapat dipertahankan,” ujarnya.
Ia menegaskan, keberhasilan pemerintah daerah tidak hanya diukur dari capaian mempertahankan WTP, tetapi juga dari sejauh mana anggaran yang dikelola mampu memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Yang paling utama adalah bagaimana setiap rupiah itu betul-betul peruntukannya untuk kepentingan rakyat, untuk kepentingan yang membawa manfaat,” tegasnya.
Sujiwo juga bersyukur atas capaian WTP yang kembali diraih Kubu Raya. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh unsur pemerintahan dan pemangku kepentingan.
“Opini ini tentunya bukan hanya kerja saya bersama jajaran, tetapi hasil kolaborasi antara eksekutif dan legislatif. Termasuk dukungan Forkopimda yang selama ini terus menguatkan,” katanya.
Ia turut menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI dan Polri, instansi vertikal, dunia usaha, pihak ketiga, serta insan pers yang berperan dalam mengawal penyelenggaraan pemerintahan daerah.
Menurut Sujiwo, sinergi seluruh pihak menjadi kunci dalam menjaga kualitas tata kelola pemerintahan sekaligus mempertahankan kepercayaan masyarakat.
“Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu kerja-kerja Pemerintah Kabupaten Kubu Raya,” pungkasnya.(ash)
Editor : Hanif