Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Ratusan Massa Demo PLN Kalbar, Pengamanan Humanis TNI-Polri Jadi Sorotan saat Aspirasi Disampaikan

Ashri Isnaini • Jumat, 10 Juli 2026 | 09:48 WIB
Personel gabungan TNI-Polri mengamankan aksi ratusan massa BPM Kalbar menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor PLN UID Kalbar, Sungai Raya, Rabu (8/7).// (IST)
Personel gabungan TNI-Polri mengamankan aksi ratusan massa BPM Kalbar menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor PLN UID Kalbar, Sungai Raya, Rabu (8/7). (IST)

PONTIANAK POST – Polres Kubu Raya bersama TNI mengedepankan pendekatan humanis dalam mengamankan aksi unjuk rasa Barisan Pemuda Melayu (BPM) Kalimantan Barat di depan Kantor PT PLN (Persero) UID Kalimantan Barat, Jalan Adisucipto KM 7, Desa Parit Baru, Kecamatan Sungai Raya, Rabu (8/7).

Kabag Ops Polres Kubu Raya AKP Samidi melalui Kasubsi Penmas Aiptu Ade mengatakan, pengamanan dilakukan untuk menjamin masyarakat dapat menyampaikan pendapat sekaligus memastikan objek vital nasional tetap beroperasi.

"Kehadiran personel gabungan TNI-Polri di lapangan bukan untuk menghalangi aspirasi, melainkan menjadi jembatan pengaman agar penyampaian pendapat oleh rekan-rekan BPM Kalbar dapat berjalan secara tertib, damai, dan aman," ujarnya.

Baca Juga: Jelang Wajib Sertifikasi Halal 2026, Pemkab Kubu Raya Data 39 Ribu UMKM, Baru Kurang dari 30 Persen Tersertifikasi

Aksi yang diikuti sekitar 200 massa BPM Kalbar itu menyampaikan tuntutan terkait pemadaman listrik bergilir di Kalimantan Barat. Massa meminta pemulihan pasokan listrik, kompensasi bagi pelanggan terdampak, transparansi mekanisme kompensasi, evaluasi kinerja, serta jaminan keandalan pasokan listrik bagi fasilitas publik.

Perwakilan PLN UID Kalbar kemudian menerima perwakilan massa untuk berdialog dan menjelaskan penyebab gangguan sistem kelistrikan, langkah percepatan pemulihan jaringan, serta mekanisme kompensasi sesuai ketentuan.

Pengamanan melibatkan 115 personel gabungan dari Polres Kubu Raya, Polsek Sungai Raya, Kodim 1207/Pontianak, Ditpamobvit Polda Kalbar, Tim Tanggap Darurat PLN, dan PMI Kota Pontianak.

Baca Juga: Pemkab Kubu Raya Surati Pelaku UMKM, Percepat Sertifikasi Halal Jelang Kewajiban Berlaku Oktober 2026

Ade mengatakan koordinasi antara aparat keamanan, koordinator lapangan, dan peserta aksi menjadi kunci seluruh rangkaian kegiatan berjalan tanpa insiden.

"Kami mengapresiasi kerja sama dari korlap dan massa aksi yang mampu menjaga ketertiban selama menyampaikan tuntutan. Di sisi lain, kehadiran kami juga memastikan objek vital nasional seperti Kantor PLN tetap berfungsi memberikan pelayanan. Alhamdulillah, aksi selesai dalam keadaan aman dan terkendali," pungkasnya. (ash)

Editor : Miftakhair
#DemoPLN Klabar #pemadaman listrik #Polres Kubu Raya #BPM Kalbar #pengamanan humanis