Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Momen Haru Kepulangan Satgas Korpasgat dari Perbatasan RI–PNG, Seluruh Prajurit Kembali dalam Kondisi Lengkap

Wandi PP • Jumat, 10 Juli 2026 | 10:59 WIB
Panglima Korpasgat, Marsdya TNI Deny Muis menyematkan pakaian loreng kepada Bupati Kubu Raya, Sujiwo, sebagai Warga Kehormatan Korpasgat, Jumat (10/7). (WANDI/PONTIANAK POST)
Panglima Korpasgat, Marsdya TNI Deny Muis menyematkan pakaian loreng kepada Bupati Kubu Raya, Sujiwo, sebagai Warga Kehormatan Korpasgat, Jumat (10/7). (WANDI/PONTIANAK POST)

PONTIANAK POST -  Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti Lapangan Batalyon Komando (Yonko) 466 Pasgat, Lanud Supadio, Kabupaten Kubu Raya, Jumat (10/7/2026) pagi.

Ratusan prajurit Satuan Tugas (Satgas) Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI–Papua Nugini (PNG) Bawah Kendali Operasi (BKO) Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III Batalyon Parako 466 Pasgat Tahun Anggaran 2025 disambut hangat oleh keluarga dan kerabat setelah menuntaskan penugasan selama kurang lebih satu tahun.

Tangis haru, pelukan, dan senyum bahagia mewarnai momen kepulangan para prajurit yang berhasil menyelesaikan tugas negara dalam menjaga wilayah perbatasan Indonesia dengan Papua Nugini. Seluruh personel kembali dalam keadaan aman, lengkap, dan selamat.

Baca Juga: Kopasgat Amankan Kedatangan Anggota VI BPK RI di Bandara Mozes Kilangin Timika

Panglima Korpasgat, Marsdya TNI Deny Muis, dalam amanatnya menyampaikan bahwa upacara penyambutan purna tugas merupakan bentuk penghargaan dan penghormatan dari pimpinan kepada para prajurit yang telah mengabdikan diri dalam operasi pengamanan perbatasan.

"Upacara penyambutan purna tugas Satgas Korpasgat Pamtas RI–PNG BKO Kogabwilhan III Batalyon Parako 466 Pasgat TA 2025 ini merupakan salah satu bentuk penghargaan dan penghormatan kepada prajurit yang telah menyelesaikan tugas negara dengan penuh dedikasi selama kurang lebih satu tahun," ujarnya.

Ia menegaskan, keberhasilan seluruh personel kembali dengan selamat menjadi bukti profesionalisme dan kesiapan Korpasgat dalam menjalankan setiap tugas operasi.

Menurutnya, para prajurit telah berhasil mengemban kepercayaan yang diberikan oleh pemerintah dan Tentara Nasional Indonesia dalam menjaga keamanan wilayah perbatasan. Penugasan operasi, lanjutnya, bukanlah tugas yang ringan karena membutuhkan kesiapan fisik, mental, disiplin, serta pengorbanan besar demi menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Baca Juga: Satgas Kopasgat dan Aparat Keamanan Meriahkan Pawai HUT RI ke-80 di Pegunungan Bintang

"Seluruh pasukan kembali dalam keadaan aman, lengkap, dan selamat. Ini adalah kebanggaan bagi Korpasgat karena seluruh prajurit mampu melaksanakan tugas dengan baik dan penuh tanggung jawab," katanya.

Dalam rangkaian upacara tersebut juga dilaksanakan pengangkatan Bupati Kubu Raya, Sujiwo, sebagai Warga Kehormatan Korpasgat. Prosesi ditandai dengan penyematan pakaian loreng Korpasgat sebagai simbol penghormatan atas kedekatan dan dukungannya terhadap satuan tersebut.

Sujiwo mengaku bangga atas kehormatan yang diberikan kepadanya. Menurutnya, penghargaan tersebut memiliki makna yang sangat mendalam karena hubungan emosional yang telah terjalin dengan Korpasgat selama puluhan tahun.

"Saya merasa bangga mendapat pengangkatan sebagai warga kehormatan Korpasgat karena ini memiliki nilai tersendiri. Sudah lebih dari 25 tahun kami berinteraksi sehingga terjalin ikatan emosional yang kuat. Sejak masih berbentuk kompi, kami sudah membangun hubungan yang baik, bahkan jauh sebelum saya menjadi Bupati Kubu Raya. Saat itu saya masih menjadi anggota DPRD. Hari ini saya bukan hanya sebagai bupati, tetapi juga menjadi bagian dari keluarga besar Korpasgat sebagai warga kehormatan," ungkap Sujiwo.

Sementara itu, salah seorang prajurit yang baru kembali dari penugasan, Sertu Arianto, Komandan Regu 1 Tembak Batalyon Bantuan Kompi Bantuan, mengaku bersyukur dapat kembali berkumpul bersama keluarga setelah  satu tahun bertugas di wilayah perbatasan.

Ia menceritakan bahwa selama menjalankan tugas di daerah penugasan, keterbatasan akses komunikasi menjadi tantangan tersendiri. Selain menjaga keamanan wilayah, para prajurit juga berperan membantu masyarakat di daerah perbatasan.

Baca Juga: Kopasgat Kawal Ketat Peresmian Terminal Baru Bandara Ilaga, Simbol Kemajuan Kabupaten Puncak

"Alhamdulillah, kami senang bisa kembali bertemu keluarga. Selama bertugas akses komunikasi sangat terbatas. Kehadiran kami di sana bukan hanya menjaga perbatasan, tetapi juga menjadi jembatan bagi masyarakat untuk mendapatkan berbagai pelayanan dan bantuan," ujarnya.

Upacara penyambutan tersebut menjadi simbol berakhirnya satu rangkaian pengabdian para prajurit Korpasgat di wilayah perbatasan sekaligus momentum mempererat hubungan antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. (wan)

Editor : Miftahul Khair
#yonko 466 pasgat lanud supadio #Satgas Korpasgat #Pamtas ri png #purna tugas