PONTIANAK POST - Memasuki usia ke-19 tahun, Kabupaten Kubu Raya menghadapi tantangan pembangunan yang semakin kompleks. Karena itu, Wakil Bupati Kubu Raya Sukiryanto mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat semangat gotong royong sebagai modal utama mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Sukiryanto saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kubu Raya dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Kabupaten Kubu Raya di Ruang Sidang DPRD Kabupaten Kubu Raya, Kamis (16/7).
Sukiryanto mengatakan, peringatan hari jadi daerah tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga momentum untuk merefleksikan perjalanan pembangunan, mengevaluasi capaian yang telah diraih, serta memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan Kabupaten Kubu Raya yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.
"Peringatan hari jadi ini hendaknya menjadi momentum untuk memperkuat tekad dan kebersamaan dalam melanjutkan pembangunan demi kesejahteraan masyarakat Kubu Raya," ujarnya.
Dia menjelaskan, HUT ke-19 Kabupaten Kubu Raya yang diperingati pada 17 Juli 2026 mengusung tema "Dengan Semangat Gotong Royong untuk Mewujudkan Kubu Raya Maju dan Sejahtera."
Tema tersebut menggambarkan nilai-nilai yang telah lama menjadi karakter masyarakat Kubu Raya, yakni kebersamaan, persatuan, kepedulian, dan saling mendukung dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.
"Gotong royong merupakan kekuatan utama masyarakat Kubu Raya. Kemajuan daerah tidak dapat diwujudkan oleh pemerintah semata, tetapi membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dunia usaha, akademisi, organisasi kemasyarakatan, insan pers, serta seluruh lapisan masyarakat," katanya.
Sukiryanto menyebutkan, selama 19 tahun perjalanan Kabupaten Kubu Raya, berbagai kemajuan telah dicapai di sejumlah sektor. Di antaranya pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga penguatan ketahanan pangan dan pengembangan potensi daerah.
Atas berbagai capaian tersebut, Sukiryanto menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan kontribusi. Meski demikian, Sukiryanto menilai tantangan pembangunan ke depan masih cukup besar.
Oleh sebab itu, semangat gotong royong harus terus dipelihara sebagai modal sosial untuk memperkuat kolaborasi, mendorong inovasi, menjaga persatuan, memperkokoh toleransi, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. (ash)
Editor : Miftakhair