PONTIANAK POST – Polres Kubu Raya menggandeng Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Kubu Raya untuk turut memperkuat upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Langkah itu ditandai dengan kunjungan silaturahmi Kapolres Kubu Raya AKBP Rensa Sastika Aktadivia Robinson ke kediaman Ketua DAD Markus Nalian, Rabu (5/8) sebagai bagian dari penguatan komunikasi dan kolaborasi lintas elemen masyarakat.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari komitmen Polres Kubu Raya membangun komunikasi yang erat dengan tokoh adat sebagai mitra strategis dalam menciptakan keamanan, memperkuat persatuan, dan menjaga keharmonisan sosial di tengah masyarakat.
Kedatangan Kapolres disambut langsung oleh Markus Nalian bersama jajaran sekretariat DAD Kubu Raya. Pertemuan berlangsung hangat dalam suasana penuh kekeluargaan.
Baca Juga: Polres Kubu Raya Siagakan Armada dan Personel Karhutla, Bandara Supadio Jadi Fokus Antisipasi Asap
Ketua DAD Kabupaten Kubu Raya, Markus Nalian, mengapresiasi langkah Kapolres yang menjalin komunikasi secara langsung dengan tokoh adat. Menurutnya, kunjungan tersebut menunjukkan komitmen Polri yang mengedepankan pendekatan humanis sekaligus menghargai peran lembaga adat dalam kehidupan bermasyarakat.
"Atas nama Dewan Adat Dayak Kabupaten Kubu Raya, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bapak Kapolres Kubu Raya yang telah meluangkan waktu untuk bersilaturahmi. Kunjungan ini mencerminkan bahwa Polri hadir secara terbuka, menghargai nilai-nilai kearifan lokal, serta menempatkan tokoh adat sebagai mitra strategis dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan harmoni sosial di tengah masyarakat," ujar Markus di kediamannya di Jalan Manunggal XVII, Kecamatan Sungai Ambawang.
Dia menilai, keamanan yang kondusif tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi memerlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Karena itu, DAD Kubu Raya lanjutnya menyatakan siap mendukung berbagai program Polres Kubu Raya yang bertujuan menjaga keamanan sekaligus memperkuat persatuan masyarakat.
Baca Juga: Polres Kubu Raya Perkuat Patroli Karhutla Hadapi Musim Kemarau, Sasar Sejumlah Wilayah Rawan
"Kami mendukung penuh langkah-langkah strategis Kapolres Kubu Raya dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Dewan Adat Dayak Kabupaten Kubu Raya siap bersinergi mendukung seluruh program Polres Kubu Raya yang bertujuan menciptakan rasa aman, memperkuat persatuan, serta menjaga keharmonisan masyarakat yang hidup dalam keberagaman," tegasnya.
Markus juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat hingga organisasi kemasyarakatan, untuk terus memperkuat koordinasi dan kolaborasi bersama kepolisian.
Menurutnya, sinergi lintas elemen menjadi fondasi penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, damai, tertib, dan harmonis.
Sementara itu, Kapolres Kubu Raya AKBP Rensa Sastika Aktadivia Robinson menegaskan bahwa tokoh adat memiliki posisi strategis dalam menjaga persatuan, membangun komunikasi sosial, serta merawat nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat yang majemuk.
"Tokoh adat memiliki peran strategis dalam membina kerukunan dan memperkuat persatuan masyarakat. Karena itu, kami membuka ruang seluas-luasnya untuk terus menjalin komunikasi, berdiskusi, dan membangun kerja sama yang erat dengan tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh komponen masyarakat dalam menjaga stabilitas kamtibmas di Kabupaten Kubu Raya," ujarnya.
AKBP Rensa juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Dewan Adat Dayak terhadap berbagai program Polres Kubu Raya. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi modal penting bagi kepolisian dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
"Dukungan dan kepercayaan dari Dewan Adat Dayak Kabupaten Kubu Raya menjadi energi positif bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Sinergi yang terjalin hari ini kami harapkan menjadi fondasi yang semakin kuat dalam membangun lingkungan yang aman, damai, harmonis, serta memperkuat semangat persatuan di tengah keberagaman masyarakat Kubu Raya," katanya.
Dia menambahkan, Polres Kubu Raya akan terus mengedepankan pendekatan dialogis dengan seluruh komponen masyarakat. “Dan tentunya berbagai masukan dari tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat dinilai menjadi bagian penting dalam memperkuat peran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” tutupnya. (ash)
Editor : Miftahul Khair