Wabup Kubu Raya Minta FKUB Susun Program Terukur untuk Jaga Kerukunan Antarumat Beragama

Ashri Isnaini • Dipublikasikan Kamis, 20 Agustus 2026 | 09:44 WIB
Wabup Kubu Raya, Sukiryanto memberikan arahan saat membuka Rapat Kerja FKUB Kubu Raya Tahun 2026 di Ruang Pamong Praja II Kantor Bupati Kubu Raya, Selasa (18/8).
Wabup Kubu Raya, Sukiryanto memberikan arahan saat membuka Rapat Kerja FKUB Kubu Raya Tahun 2026 di Ruang Pamong Praja II Kantor Bupati Kubu Raya, Selasa (18/8).

PONTIANAK POST - Wakil Bupati Kubu Raya Sukiryanto meminta Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kubu Raya menyusun program kerja secara terencana, terukur, dan terstruktur. Hal tersebut dinilai penting untuk memperkuat peran FKUB dalam menjaga kerukunan antarumat beragama di Kubu Raya.

Pesan itu disampaikan Sukiryanto saat membuka Rapat Kerja FKUB Kubu Raya Tahun 2026 di Ruang Pamong Praja II Kantor Bupati Kubu Raya, Selasa (18/8).

Menurut Sukiryanto, rapat kerja menjadi momentum bagi kepengurusan FKUB yang baru dilantik untuk menyusun program secara matang. Program tersebut diharapkan mencakup agenda jangka pendek, jangka menengah, hingga jangka panjang.

Baca Juga: Isu SARA Jadi Perhatian di Kubu Raya, Kapolres Rensa Keliling ke Tokoh-Tokoh

“Melalui rapat kerja ini, akan terencana, terukur, dan terstruktur program-programnya. Terutama program jangka pendek, jangka menengah, jangka panjang,” kata Sukiryanto.

Ia mengatakan, keberadaan perwakilan enam agama dalam FKUB memiliki peran strategis dalam menjaga harmonisasi kehidupan masyarakat. Peran tersebut tidak hanya melalui kegiatan lintas agama, tetapi juga dalam membangun komunikasi dan dukungan antarumat beragama.

“Artinya peran dari enam agama ini untuk harmonisasi, baik harmonisasi dalam kegiatan, harmonisasi dalam memberikan dukungan kepada agama masing-masing. Ini tentu di dalam rapat kerja inilah dibahas dan direncanakan,” ujarnya.

Sukiryanto berharap kepengurusan FKUB Kubu Raya yang baru dapat membawa perubahan positif serta menjawab kebutuhan dan harapan masyarakat dalam menjaga suasana aman, damai, dan harmonis.

Baca Juga: Dua Hari Beruntun, Tiga Pelajar Tewas Terlindas Truk di Pontianak dan Kubu Raya

“Kita berharap kepengurusan FKUB Kubu Raya yang baru dilantik dapat membawa perubahan dan menjawab harapan masyarakat Kubu Raya,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua FKUB Kubu Raya Ahmad Sudi mengatakan, rapat kerja menjadi momentum untuk memetakan kondisi kerukunan antarumat beragama di setiap wilayah. Pemetaan tersebut diperlukan agar program FKUB dapat disusun sesuai kebutuhan masing-masing kecamatan.

“Insyaallah apa yang nanti kami lakukan itu tentu akan ada pemetaan. Kita akan bikin program kemudian ada pemetaan,” kata Ahmad Sudi.

Menurutnya, kekompakan internal kepengurusan menjadi modal utama dalam menjalankan program FKUB. Setiap kegiatan juga akan dikoordinasikan dengan pembina dan penasihat agar tetap berjalan sesuai arah dan tujuan organisasi.

“Apapun yang kami lakukan mesti nanti ada koordinasi dengan pembina maupun penasihat,” ujarnya.

Ahmad Sudi menegaskan komitmennya untuk menjalankan amanah sebagai Ketua FKUB secara adil dan tidak berpihak kepada kelompok tertentu. Sikap tersebut dinilai penting agar FKUB dapat menjalankan fungsi sebagai wadah yang menaungi seluruh umat beragama.(ash)

Editor : Hanif
FKUB Kubu raya Pemerintah Kabupaten Kubu Raya kubu raya kerukunan antarumat beragama Sukiryanto