PONTIANAK POST - Pembangunan pasar induk Kabupaten Kubu Raya dipastikan masuk tahap pelelangan pada awal 2027. Kepastian itu diperoleh Bupati Kubu Raya Sujiwo saat berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) di Jakarta, Selasa (29/9).
Dalam kunjungan tersebut, Sujiwo bersama jajaran Pemkab Kubu Raya dan DPRD Kubu Raya juga membahas rencana pembangunan Sekolah Rakyat, kesiapan menjadi tuan rumah Pagelaran 1001 Pasar Rakyat, serta pembangunan stadion.
Saat bertemu Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Sujiwo membahas pembangunan Sekolah Rakyat dan kesiapan Kubu Raya menjadi tuan rumah Pagelaran 1001 Pasar Rakyat.
Baca Juga: Perumda Tirta Raya Targetkan 43,5 Persen Warga Kubu Raya Terlayani Air Bersih pada 2029
"Alhamdulillah, saya bersama teman-teman DPRD dan Pak Sekda diterima langsung oleh Pak Deputi, staf khusus, serta jajaran kementerian. Ada beberapa hal yang kita bahas dan sangat produktif. Yang paling utama adalah rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Kubu Raya serta agenda Pagelaran 1001 Pasar Rakyat," katanya.
Sujiwo mengatakan Kubu Raya siap menjadi tuan rumah Pagelaran 1001 Pasar Rakyat. Kegiatan tersebut dinilai dapat menjadi ruang bagi pelaku usaha masyarakat untuk memperluas akses pasar dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Pelindungan Pekerja Migran, Leontinus Alpha Edison, menyambut kesiapan Kubu Raya menjadi tuan rumah. Dia berharap kegiatan tersebut dapat dikembangkan secara berkelanjutan sehingga memberi dampak terhadap perekonomian masyarakat.
Terkait Sekolah Rakyat, Leontinus mengatakan pemerintah pusat memberikan perhatian terhadap pemerataan akses pendidikan, terutama bagi masyarakat miskin dan kurang mampu.
Baca Juga: Pemkab Kubu Raya Matangkan Proyek Strategis 2027, Pasar Induk hingga Stadion Disiapkan
Dalam pertemuan itu dibahas sejumlah alternatif lokasi pembangunan Sekolah Rakyat. Dari beberapa lokasi yang sebelumnya direncanakan untuk disurvei, tiga lokasi dinilai belum memungkinkan. Sementara dua lokasi lainnya masih berpotensi ditindaklanjuti.
Pembahasan selanjutnya akan diarahkan pada konsep, aspek teknis, dan penentuan lokasi yang memungkinkan untuk pembangunan Sekolah Rakyat di Kubu Raya. Koordinasi dengan Kementerian Sosial, Kementerian PU, serta kementerian dan lembaga lainnya akan dilakukan.
Usai dari Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Sujiwo melanjutkan koordinasi ke Kementerian PU. Dia diterima Plt Direktur Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PU Kuswara beserta jajaran.
Pertemuan tersebut membahas pematangan rencana pembangunan pasar induk dan stadion. Untuk pasar induk, Sujiwo mengatakan proyek tersebut dipastikan masuk tahap pelelangan pada awal 2027.
"Alhamdulillah, tadi kita sama-sama mendengar bahwa pembangunan pasar induk sudah dipastikan pada awal tahun akan dilakukan lelangnya. Artinya, sudah ada kepastian bahwa Kabupaten Kubu Raya tahun depan akan memiliki pasar induk yang sangat representatif," ujarnya.
Selain pasar induk, rencana pembangunan stadion juga dimatangkan. Pemkab Kubu Raya telah mengalokasikan anggaran untuk penyusunan dokumen perencanaan stadion pada 2027.
Baca Juga: DPRD Kalbar Dukung Pembangunan Pasar Induk Kubu Raya
Sementara itu, proses penyediaan lahan masih berlangsung. Setelah lahan menjadi aset Pemkab Kubu Raya dan dokumen perencanaan selesai, pemerintah daerah akan membahas kebutuhan anggaran pembangunan stadion.
Sujiwo mengatakan Pemkab Kubu Raya akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk mendapatkan dukungan anggaran bagi berbagai program pembangunan daerah.
"Kami tidak akan pernah lelah untuk terus ngamen. Ngamen mencari uang, kemudian kita wujudkan dalam bentuk program dan kita aplikasikan di kabupaten kita," tegasnya.(ash)
Editor : Miftahul Khair