Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Bolehkah Makan Telur Setiap Hari? Ini Batasannya Berdasarkan Usia

Miftahul Khair • Sabtu, 19 Oktober 2024 | 16:30 WIB
Ilustrasi telur segar. (FREEPIK)
Ilustrasi telur segar. (FREEPIK)

PONTIANAK - Telur adalah sumber protein berkualitas tinggi dan kaya akan nutrisi penting lainnya, seperti vitamin dan mineral.

Namun, banyak orang bertanya-tanya, berapa banyakkah porsi yang aman untuk dikonsumsi setiap hari?

Menurut dr Fery Juliawan dalam kanal Youtube Dr fery TV, jawabannya bervariasi tergantung pada usia dan kondisi kesehatan masing-masing individu.

Meskipun telur dikenal memiliki manfaat kesehatan yang luar biasa, penting untuk memahami batasan konsumsinya agar dapat memperoleh manfaat maksimal tanpa risiko kesehatan.

  1. Anak-anak dan Remaja

Telur sangat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan anak-anak serta remaja.

Menurut sebuah penelitian yang dipublikasikan di Journal of the American College of Nutrition pada tahun 2017, konsumsi satu telur per hari tidak hanya aman, tetapi juga memberikan nutrisi penting seperti lutein, kolin, dan protein yang dibutuhkan untuk tumbuh kembang.

Nutrisi ini mendukung kesehatan otak, penglihatan, dan otot anak-anak.

  1. Dewasa Sehat

Bagi orang dewasa yang sehat, konsumsi telur dalam jumlah moderat tidak meningkatkan risiko penyakit jantung atau stroke.

Sebuah metaanalisis yang diterbitkan oleh BMJ tahun 2013 menunjukkan bahwa makan hingga satu telur per hari tidak berhubungan dengan peningkatan risiko penyakit kardiovaskular.

Bahkan, telur dapat menjadi bagian dari pola makan yang sehat jika dikombinasikan dengan makanan seimbang.

  1. Lansia

Bagi lansia, telur bisa membantu mempertahankan massa otot dan mendukung fungsi kognitif.

Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of the American Geriatrics Society pada tahun 2019 menunjukkan bahwa konsumsi 2 hingga 3 telur per minggu terkait dengan fungsi kognitif yang lebih baik.

Selain itu, protein dari telur juga membantu menjaga kesehatan otot pada usia lanjut.

  1. Penderita Diabetes

Orang dengan diabetes tipe 2 harus lebih berhati-hati dalam mengonsumsi telur.

Sebuah studi yang diterbitkan oleh BMJ pada tahun 2020 menunjukkan bahwa konsumsi telur dalam jumlah tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung pada penderita diabetes.

Oleh karenanya, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi sebelum menambahkan telur dalam jumlah besar ke dalam diet mereka.

  1. Penderita Kolesterol Tinggi

Bagi mereka yang memiliki kadar kolesterol tinggi, konsumsi telur secara moderat umumnya dianggap aman.

Namun, disarankan tetap berhati-hati dan berkonsultasi dengan profesional kesehatan.

Penelitian yang dimuat dalam Circulation pada tahun 2020 dari American Heart Association menyarankan konsumsi telur moderat bagi individu dengan hiperkolesterolemia.

  1. Atlet dan Individu Aktif

Bagi para atlet atau mereka yang aktif berolahraga, konsumsi telur bisa lebih sering dari rata-rata orang dewasa.

Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Gerontology tahun 2015 menyebutkan bahwa mereka yang melakukan aktivitas fisik intensif membutuhkan lebih banyak protein untuk memulihkan otot, sehingga konsumsi telur bisa ditingkatkan dengan tetap dalam batas wajar.

Baca Juga: Ingatkan ASN Netral dan Gunakan Hak Pilih

Secara umum, satu telur per hari dianggap aman untuk sebagian besar orang dewasa sehat.

Namun, selalu pertimbangkan kondisi kesehatan dan konsultasikan dengan dokter untuk memastikan konsumsi telur sesuai dengan kebutuhan tubuh Anda. (mif)

Editor : Miftahul Khair
#telur #diet sehat #Rekomendasi #batas konsumsi