Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Sosok Dewi di Kemasan Kue Bulan

Hanif PP • Senin, 29 September 2025 | 11:06 WIB
Dewi Chang Erl
Dewi Chang Erl

Oleh : Dr. Andy Kurniawan Bong, S.E., M.B.A

Pada saat kalian membeli kue bulan, kalian pasti akan sering menemukan sosok perempuan cantik pada kemasannya. Kalian penasaran gak sih perempuan yang ada pada kemasan tersebut? Dialah Chang Erl yang merupakan istri pemanah Hou Yi di kisah sebelumnya yang sudah diangkat menjadi Dewi Bulan.

Alkisah dahulu kala terdapat sepuluh matahari. Akibatnya selama musim panas terjadi kekeringan dimana-mana. Saking panasnya pepohonanpun mulai mati,sehinggaKaisar dan rakyatnya menjadi kesulitan. Kaisar kemudian mengutus seorang pemanah terkenal bernama Hou Yi untuk memanah sembilan dari sepuluh matahari di langit.

Dengan panah saktinya, tentu Hou Yi berhasil memanah kesembilan matahari tersebut. Karena jasanya,dia kemudian diangkat menjadi Pahlawan. Dia kemudian menikahi wanita yang dia cintai, Chang Erl.

 

ASAL USUL Kue Bulan

Menurut catatan sejarah, kue bulan muncul pada jaman Dinasti Ming, yangdikaitkan dengan kisah pemberontakan heroik Zhu Yuan Zhang (朱元璋). Beliau memimpin para petani Han melawan pemerintah Mongol. Namun sebenarnya, kue bulan telah ada tercatat ada dalam sejarah di jaman Dinasti Song.Dari sini, kue bulan dipastikan telah populer dan eksis jauh sebelum Dinasti Ming berdiri.

Versi lain mengatakan, cerita lain terkait asal-usul Festival Kue Bulan bermula saat Tiongkok dikuasai Mongol. Ketika itu kerajaan Mongol menjalankan pemerintahan di wilayah Tiongkok, dengan nama Dinasti Yuan (1280-1368).

Bagi yang suka baca atau nonton cerita silat, inilah jamannya Sin Tiaw Hiap Lu (Yo Ko dan Xiao Long Ni) di mana kota Xiang Yang akhirnya jatuh ke tangan Mongol dan seluruh Tiongkok ada di bawah kekuasaan dinasti baru, Yuan. Dalam kurun waktu itu, pemberontakan untuk menumbangkan Dinasti Yuan berlangsung terus dan belum pernah berhasil.

Akhirnya di kisaran tahun 1360-an, timbul gerakan bawah tanah, yang dipimpin oleh seorang petani, bernama Zhu Yuanzhang. Beliau memimpin gerakan perlawanan kepada penjajah Mongol.

Zhu dan penasihat militernya, Liu Bowen, menyebarkan desas-desus bahwa ada penyakit yang tidak tersembuhkan di masyarakat dan hanya bisa dicegah dengan memakan kue bulan yang sudah dipersiapkan secara khusus oleh mereka. Waktu itu kebetulan jatuh pada pertengahan musim gugur, yaitu tanggal 15 bulan 8 Imlek. Ternyata itu adalah satu siasat untuk menyebarkan pesan kepada rakyat, agar ikut mendukung pemberontakan menggulingkan penguasa Mongol. Pesan rahasia tersebut ditulis pada kertas dan dimasukkan di tengah-tengah kue bulan.Kertas itu tertulis pesan: pada malam musim gugur, bunuh orang Mongol, bersatu berperang dalam satu serangan serentak.

 

Jenis-jenis Kulit Kue Bulan

Kulit Salju

Kue bulan berkulit salju (Hanzi : 雪皮; Pinyin : xuepi) adalah varian kue bulan yang tidak dipanggang. Awalnya berasal dari Hong Kong, kemudian menjadi tren di Tiongkok. Permukaan kulit kue dibuat dari beras ketan yang dibekukan dan tampak putih seperti salju.

Kini orang-orang mulai menambahkan jus sari buah pada kulit kuenya, agar tampak lebih berwarna. Kue bulan ini bisa diisi dengan buah-buahan atau kuning telur bebek, sehingga rasanya bisa manis atau asin atau bahkan keduanya. Akan terasa lebih nikmat jika didinginkan.

Chewy

Chewy, kue inilah yang katanya paling banyak diincar dimana-mana dan ini juga banyak dijumpai di seluruh dunia. Seperti foto-foto di atas, seperti inilah kulit mooncake yang disebut dengan chewy ini, yang paling banyak disukai dan sudah menembus lintas batas benua. Terbuat dari bahan-bahan sirup gula kental, lye water, tepung dan minyak.

Flaky

Flaky, yang satu ini sih lebih dikenal dengan nama Suzhou-style mooncake. Adonan kulitnya dibuat dengan menggulung adonan yang terdiri dari minyak dan tepung. Rasa dan teksturnya pun hampir sama dengan model pastry barat atau puff pastry.

Tender

Tender, jenis kue ini ada di beberapa provinsi di Tiongkok dan beberapa tempat di Taiwan dan kelihatannya ini cukup populer di negaranya. Semakin berkembangnya zaman, kue bulan pun kini berkembang menjadi semakin bervareasi.

 

Jenis-jenis Isi Kue Bulan

Lotus seed paste (lian rong)

Lotus seed paste adalah kue yang paling mewah, paling berharga dan tentunya paling lezat. Di beberapa tempat, karena tingginya harga dari lotus seed paste yang jarang terdapat, maka kadang mereka juga menggunakan white kidney bean sebagai bahan tambahan untuk isi dari kue bulan.

Sweet bean paste (dou sha, sering dilafalkan tau sa di Indonesia)

Sweet bean paste, kue inilah yang paling banyak terbuat dari azuki beans, sehingga lebih dikenal dengan nama red bean paste. Tapi di beberapa tempat lain ada yang membuatnya dari Mung bean atau black bean. Ini juga banyak terdapat di Indonesia, yang biasanya dibilang isi “tau sa” dan ini berwarna hitam.

Jujube paste

Jujube paste, kue ini bentuknya mirip dengan pasta yang manis, terbuat dari buah yang masak dari tumbuhan jujube. Warna dari pasta ini biasanya merah gelap, sedikit asam dan ada aksen rasa seperti diasap. Kadang kita bisa dibuatnya bingung karena isinya bisa antara jujube paste dan red bean paste. Isi jujube paste ini hampir-hampir tidak pernah dijumpai di Indonesia, karena katanya sih kurang popular.

Five kernel / Gojin

Five kernel, kue yang satu ini berisi 5 macam kacang-kacangan dan biji-bijian yang dicincang kasar dan direkatkan satu sama lain dalam mooncake dengan maltose syrup.Nah, selain dari isi kue bulan ternyata kulit dari kue bulan ini juga bervariasi lho. Mau tahu apa saja? Ini dia jenisnya.

 

Jenis-jenis Kue Bulan Dari Berbagai Lokasi :

Cantonese mooncake

Cantonese mooncake inilah yang paling mendunia. Mooncake ini berasal dari provinsi Guangdong dan di tempat asalnya ini terdapat lebih dari 200 variasi mooncake.

Suzhou mooncake

Suzhoumooncake sebernarnya sudah ada sejak ribuan tahun lalu, ini juga menggunakan campuran yang royal yaitu dari lemak binatang dan gula serta tepung. Model yang ini banyak juga terdapat di Indonesia.

Beijing mooncake

Beijing telah menjadi ibukota Negara Tiongkok sejak dahulu kala dan juga telah menjadi contoh sumbernya kue bulan, sehingga dibuat kembali di berbagai provinsi dengan ciri khasnya masing-masing.

Chaoshan (Tiociu)mooncake

Chaoshan (Tiociu) style mooncake yang satu ini juga bisa dibilang flaky tapi lebih memiliki diameter yang lebih besar daripada Cantonese-style, tapi lebih tipis. Pada style yang satu ini lemak yang digunakan lebih terasa.

Ningbo mooncake

Ningbo mooncake ini lebih khusus ada di provinsi Zhejiang karena rasa dimiliki lebih cenderung ke asin dan spicy. Konon katanya, penduduk yang ada di provinsi Zhejiang sangat menyukai rasa asin dan pedas.

Yunnan mooncake

Yunnan mooncake ini memiliki rasa yang cenderung lebih manis.

ModernMooncake

Modern mooncake, untuk jenis kue yang satu ini sekarang variasinya sudah banyak tersedia, ada yang dari agar-agar, ada yang dari beras ketan, ada yang isinya keju, abon ayam, tiramisu, bahkan ice cream, coffee dan masih banyak yang lainnya.

Fakta Dari Kue Bulan

Setelah kita sudah melewati pengenalan tentang kue bulan ini, maka selanjutnya yang harus kita semua ketahui adalah tentang faktanya.

Makna Simbol Stempel pada Bagian Atas Kue Bulan

Pernah tidak kalian melihat ada tanda seperti stempel pada bagian atas kue bulan? Kalau pernah apa arti dari stempel tersebut? Ya, ini merupakan salah satu ciri khas dari kue bulan. Kue bulan tradisional pada umumnya menggunakan simbol atau aksara TIonghoa yang memberikan informasi isi di dalamnya. Namun, seiring perkembangan jaman banyak orang sudah mulai memodifikasi bentuk dari stempel ini sehingga terkadang ada juga kue bulan yang tidak memiliki stempel.

Berbentuk Bulan Bukan Tanpa Alasan

Apa yang kalian pikirkan tentang bentuk bulat dari kue bulan? Memang sih banyak orang yang beranggapan bahwa kue bulan berbentuk bulat seperti bulan. Ini dikarenakan bentuk bulan jika dilihat dari bumi memang bulat. Tapi sebenarnya ada makna lain dari bentuk ini, lho. Professor Wei Shang dari Columbia University mengatakan bahwa “Bulat adalah lambang persatuan dan kekeluargaan”. Tidak heran jika “mooncake festival” kerap menjadi momen berkumpulnya setiap anggota keluarga.

Rasa dan Komposisi Asli Kue Bulan

Kini kita memang sudah bisa menemukan kue bulan beraneka rasa yang sudah dimodifikasi. Namun, seperti apa komposisi dan rasa asli dari kue bulan tradisional? Kue bulan tradisional umumnya bersisi pasta kacang merah, biji teratai atau kuning telur asin yang melambangkan bulan purnama. Pada bagian luarnya kue bulan dibuat menggunakan lemak babi. Tapi kalian sekarang tidak perlu khawatir karena kini sudah banyak kue bulan modern yang dibuat dengan bahan-bahan makanan halal yang bisa dikonsumsi oleh semua kalangan masyarakat.

Kue Bulan Terbesar di Dunia

Kue Bulan yang biasanya dijual di pasaran mungkin memiliki ukuran diameter hanya 15 cm saja. Namun, ternyata pada 19 September 2013 lalu, ada sebuah tim kuliner dari Shanghai Marriot Hotel yang telah berhasil memecahkan rekor dunia untuk membuat Kue Bulan terbesar di dunia dengan berat mencapai 2.496,4 kg, lho! Tentu kue bulan raksasa ini bisa mengisi perayaan kue bulan untuk banyak sekali keluarga di Tiongkok saat itu.

Hingga kini, kue bulan masih menjadi santapan / cemilan kita. Kue bulan memiliki bentuk bulat yang dimana memiliki makna, persatuan dan kekeluargaan. Tidak heran mengapa kue bulan menjadi momen berkumpul keluarga.

Kita akan merayakan festival kue bulan pada tanggal 6 Oktober 2025. Apakah kita semua sudah siap makan kue bulan ya ?

 

Data dirangkum dan diolah dari berbagai sumber oleh :

Dr. Andy Kurniawan Bong, S.E., M.B.A.

Dosen Senior.

Editor : Hanif
#kue bulan #chang e #Dinasti Yuan #dewi bulan #tiongkok