Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Pasta Rawon Unik Perpaduan Rasa Tradisional Jawa dan Italia

Chairunnisya • Rabu, 22 April 2026 | 20:18 WIB
Rawon wagyu medok berpadu apik dengan fettucini (JAWAPOS)
Rawon wagyu medok berpadu apik dengan fettucini (JAWAPOS)

PONTIANAK POST - Rawon, salah satu kuliner khas Jawa Timur, kini hadir dalam bentuk yang tak biasa. Hidangan berkuah hitam pekat ini diolah menjadi pasta fettuccini dengan cita rasa tetap kuat dan autentik.

Inovasi tersebut diperkenalkan Executive Chef Java Paragon Hotel Surabaya, Randy Unggul. Ia mengaku ide Pasta Rawon muncul dari kejenuhannya terhadap menu western yang itu-itu saja.

“Di Surabaya, rawon sangat terkenal. Dari situ muncul ide menggabungkan pasta Italia dengan rasa rawon. Jadilah konsep fusion antara Italian dan Jawa,” ujarnya, dikutip dari Jawapos.

Meski terinspirasi dari rawon, Randy menegaskan hidangan ini bukan rawon dalam arti sebenarnya. Ia hanya menggunakan bumbu dasar rawon yang diolah kembali hingga menghasilkan saus kental.

Baca Juga: Resep Eton Mess Tart dengan Sentuhan Cokelat Putih Lumer

Reduksi Tulang Sapi

Bumbu tersebut direduksi hingga mencapai kekentalan tertentu, lalu dicampurkan dengan pasta. Proses ini menghasilkan rasa yang tetap khas, namun dengan tampilan dan tekstur berbeda.

Untuk menjaga karakter tradisional, Randy sengaja tidak menggunakan bahan khas western seperti butter dan keju.

“Saya ingin rasanya tetap rawon, dengan cita rasa tradisional yang kuat,” katanya.

Bumbu yang digunakan pun lengkap, mulai dari kluwek, serai, daun jeruk, lengkuas, hingga berbagai rempah khas lainnya.

Kunci kelezatan terletak pada proses reduksi menggunakan tulang sapi, khususnya iga, hingga menghasilkan kaldu pekat beraroma kuat.

Baca Juga: Tips Memasak Mie Glosor Agar Tetap Kenyal dan Tidak Cepat Lembek

Sebagai pelengkap, daging wagyu dipilih sebagai protein utama. Daging dipanggang hingga tingkat kematangan medium well, lalu dipadukan dengan saus rawon sehingga tampil serasi dengan warna hitam khas.

Crouton Telur Asin

Sentuhan unik lainnya hadir pada crouton telur asin. Roti panggang ini diolesi pasta telur asin, terinspirasi dari kebiasaan menikmati rawon dengan telur asin.

Untuk pastanya, digunakan fettuccini yang direbus tanpa tambahan minyak maupun garam, mengikuti teknik asli Italia.

Penyajian menjadi bagian penting dalam memperkuat konsep fusion. Pasta disajikan di atas daun pisang, dilengkapi bawang goreng, daun bawang, dan kecambah.

Baca Juga: Rahasia Memasak Santan Sehat Tanpa Harus Khawatir dengan Risiko Kolesterol Jahat

“Kita buat setradisional mungkin, seperti rawon komplit, hanya tanpa kuah dan sambal,” jelas Randy.

Perpaduan ini menghadirkan pengalaman baru dalam menikmati rawon—tetap mempertahankan rasa khas, namun dengan sentuhan modern yang lebih berkelas. (*)

Editor : Chairunnisya
#tips memasak #resep #masakan nusantara #Kuliner