NGABANG – Sedikitnya 115 Kepala Keluaga (KK) di Desa Sekendal Kecamatan Air Besar terdampak banjir, Senin (9/12). Ketinggian air tertinggi mencapai 1,5 meter.
Camat Air Besar F Hery Sakinom, di dampingi Personil Polsek Air Besar dan Kepala Puskesmas Serimbu meninjau langsung keadaan korban banjir tersebut. Menurut Hery, kunjungannya kala itu untuk memastikan pembuatan posko kesehatan tanggap darurat banjir. Posko tersebut nantinya akan berperan menjadi dapur umum bagi masyarakat terdampak.
“Pembuatan posko Kesehatan tanggap darurat Banjir untuk mencegah warga sakit juga untuk membuat dapur umum karena mengingat warga tidak bisa masak di rumah karena masih terendam banjir. Kami juga meminta warga untuk menjaga keselamatan terutama anak-anak selama banjir berlangsung,” ujarnya.
Ditanya mengenai korban, menurutnya pihak kecamatan sudah mendata korban terdampak. Hanya saja hingga saat ini, belum ada warga yang mengungsi.
“Untuk sementara belum ada warga yang mengungsi masih bertahan di rumah masing-masing. Pertimbangannya karena biasanya banjir seperti ini tidak lama,” katanya.
Kapolsek Air Besar IPTU R. Doloksaribu melalui Kasi Umum Edi Sanfransisco menyampaikan, untuk sementara debit air di Sekendal sudah mulai berkurang. Akan tetapi, melihat kondisi cuaca terkini, warga diminta untuk tetap waspada dan mengamankan barang pribadinya.
"Tidak menutup kemungkinan akan ada banjir susulan mengingat tingkat curah hujan di Kecamatan Air Besar masih tinggi,” imbau Edi. (mif) Editor : Miftahul Khair