Dari penuturan Pontianak Post di lapangan, beberapa wilayah Darit yang terendam adalah pasar tradisional Darit, Lapangan Bola Srilima, dan SD Srilima di Dusun Setolo.
Aktivitas ekonomi di pasar berjalan normal, pedagang tetap berjualan meski air menggenang tinggi.
Warga yang tinggal di daerah pasar, mengungsikan kendaraan dan harta benda lainnya ke tempat yang lebih tinggi. Belum ada warga yang mengungsi, semuanya masih bertahan.
Tokoh pemuda asal Darit, Tobing mengatakan bahwa warga masih bertahan. Kegiatan ekonomi masih berjalan normal.
"Air sudah merendam setinggi betis orang dewasa, tapi aktivitas sosial masih berjalan normal. Belum ada yang mengungsi, hanya saja sudah mulai mengamankan harta bendanya ke tempat yang lebih tinggi," tutur Tobing. (ndo) Editor : Shando Safela